Naomi Osaka absen di Wimbledon, fokus ke Olimpiade Tokyo

·Bacaan 2 menit

Petenis putri nomor dua dunia Naomi Osaka akan melewatkan kejuaraan Wimbledon, yang dimulai akhir bulan ini, dan akan fokus pada Olimpiade Tokyo yang dijadwalkan dibuka pada 23 Juli.

"Naomi tidak akan bermain di Wimbledon tahun ini. Dia mengambil waktu pribadi dengan teman dan keluarga. Dia akan siap untuk Olimpiade dan bersemangat untuk bermain di depan fans tuan rumah," kata tim Osaka, dikutip dari Kyodo, Jumat.

Bintang tenis Jepang itu mengundurkan diri dari French Open pada akhir Mei setelah memutuskan untuk tidak mengikuti konferensi pers dan diancam didiskualifikasi. Dia mengungkapkan perjuangannya melawan depresi saat mengumumkan pengunduran dirinya dari turnamen Grand Slam lapangan tanah liat itu.

Baca juga: Naomi Osaka kantongi tiket ke Olimpiade Tokyo

Asosiasi Tenis Jepang, Kamis, mengatakan bahwa Osaka dan dua pemain putra, Kei Nishikori dan Yoshihito Nishioka, secara resmi memenuhi syarat untuk mewakili Jepang di Olimpiade Musim Panas.

Asosiasi mengatakan telah mendapat informasi dari Federasi Tenis Internasional bahwa ketiga pemain Jepang itu masuk di antara para pemain yang dialokasikan slot untuk bertanding di Olimpiade berdasarkan peringkat tunggal ATP atau WTA per tanggal 14 Juni.

Mundurnya Osaka dari French Open menghasilkan curahan dukungan dari dunia tenis dan sekitarnya, dengan banyak dari rekan-rekannya turun ke media sosial dengan pesan-pesan penyemangat.

"Saya akan mengambil beberapa jeda dari lapangan sekarang," cuit Osaka pada saat itu, tanpa menyebutkan kapan dia berencana untuk kembali ke kompetisi.

Baca juga: Naomi Osaka mundur dari turnamen pra-Wimbledon di Berlin

Petenis berusia 23 tahun itu dua kali merebut gelar US dan Australian Open. Seperti kedua grand slam tersebut, Olimpiade Tokyo akan dimainkan di lapangan keras di Ariake Tennis Park.

Osaka, yang tinggal di Amerika Serikat, diharuskan oleh hukum Jepang untuk memilih satu kewarganegaraan pada usia 22 tahun, dan dia memilih Jepang untuk melakukan debut Olimpiade mewakili negara tersebut.

Pada Mei, Osaka dinobatkan sebagai pemenang Laureus World Sportswoman of the Year Award 2021 setelah menggunakan platformnya untuk menyuarakan gerakan Black Lives Matter.

Olimpiade Tokyo dijadwalkan berlangsung hingga 8 Agustus.

Baca juga: Pernyataan lengkap Naomi Osaka mundur dari French Open

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel