Napi dan Penyandang Disabilitas di Kota Malang Akan Divaksin Gratis

·Bacaan 1 menit

VIVA - Polresta Malang Kota turut melakukan percepatan vaksinasi untuk masyarakat. Beberapa program vaksinasi dijalankan bersamaan dengan pelayanan yang mereka miliki, seperti Arema Police Sobo Kelurahan. Program ini adalah pelayanan pengurusan SIM, perpanjangan SIM hingga pengurusan SKCK.

Kapolresta Malang Kota, Ajun Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, mengatakan selain menjalankan vaksinasi dengan program prioritas mereka. Polresta Malang Kota juga menggandeng komunitas dan organisasi kemasyarakatan dan organisasi kepemudaan dalam vaksinasi ini.

Proses vaksinasi dilakukan di halaman belakang Mapolresta Malang Kota. Sejak Senin, 12 Juli 2021, hingga Jumat, 16 Juli 2021, mendatang. Jumlah orang yang divaksin per hari bisa mencapai 150 dosis. Asalkan mereka lolos screnning dan memenuhi syarat untuk divaksin.

"Karena saya lihat masyarakat Kota Malang dan Malang Raya ini antusiasnya cukup baik. Ada yang mengantre lama ternyata tidak kebagian vaksin juga. Makanya kami di sini hadir untuk sama-sama melakukan vaksinasi untuk masyarakat," kata Budi Hermanto, Rabu, 14 Juli 2021.

Baca juga: Vaksinasi Gratis di Kota Malang Dibuat Sistem Kuota untuk Ormas

Pria yang akrab disapa Buher itu mengatakan, selanjutnya sasaran vaksinasi mereka adalah kalangan disabilitas. Polresta Malang Kota selama ini dikenal dekat dengan komunitas disfabel di daerah ini.

Selain memberikan pelayanan SIM D. Mereka kini merencanakan vaksinasi untuk penyandang disabilitas.

"Ada jadi kita sudah komunikasi dan menerima respons positif dari masyarakat disabilitas dan masyarakat umum. Hari ini kita minta Pemkot Malang dan Dinkes Kota Malang untuk mendapatkan tambahan vaksin. Ada beberapa akan kita alokasikan untuk disabilitas termasuk para narapidana yang ada di tahanan," ujar Buher.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel