Narkoba Ancaman Serius Para Generasi muda

Dian Lestari Ningsih, subhanzizou-846
·Bacaan 3 menit

VIVA Generasi muda Indonesia sangat memiliki potensi yang positif dan berkualitas dan berdaya saing baik dengan generasi muda yang ada di negara maju di belahan dunia. Berbagai prestasi seringkali diraih untuk bangsa Indonesia oleh para generasi muda nusantara dan mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional.

Tidak hanya di mancanegara, generasi muda Indonesia pun juga banyak yang berkontribusi dalam pembangunan masyarakat di dalam negeri tercinta Indonesia. Keberadaan generasi muda sebagai penerus dan harapan bangsa sangat perlu diketahui oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Menyadari hal tersebut sangatlah penting melindungi generasi muda dari peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba, tentunya ini menjadi sebuah pekerjaan rumah bagi bangsa Indonesia saat ini, ketika kita dihadapkan pada status “INDONESIA DARURAT NARKOBA”, dimana dengan mudahnya seseorang mendapatkan barang haram tersebut.

Narkoba mempunyai dampak negatif yang luar biasa tidak hanya bagi kesehatan tapi juga bagi sosial ekonomi. Secara ilmu kesehatan seseorang yang mengonsumsi narkoba dapat merusak sel saraf dalam otak, dehidrasi, suka berhalusinasi, kejang kejang hingga bisa menimbulkan kematian karena overdosis, berprilaku agresif, muka pucat karena darah berkurang, kehilangan nafu makan, dan masih banyak lagi yang tak bisa di jelaskan satu persatu.

Permasalahan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba tentunya akan berdampak buruk pada generasi muda yang akan menjadi pemimpin masa depan, ketika pemuda Indonesia mempunyai akhlak, tidak bermoral, pola pikir yang lemah, tidak berpendidikan, anarkis dan tidak kritis. Hal ini sudah dapat kita pastikan bangsa Indonesia tidak dapat bersaing dengan negaralainnya.

Ada banyak faktor yang menyebabkan para generasi muda terjerumus ke hal-hal yang tidak baik. Misalnya faktor pertemanan, faktor keluarga, gaya hidup dan faktor lingkungan. Semua faktor itu sangat berpengaruh terhadap generasi muda. Artinya jika generasi muda tidak memiliki pola pikir yang panjang maka ia akan mudah terpengaruh.

Sebaliknya jika generasi muda berfikir dahulu sebelum bertindak maka ia akan berani menolak ajakan-ajakan yang berbau negatif sehingga Indonesia akan kehilangan penerus bangsa, memiliki generasi yang tidak bermutu.

Dengan perkembangan narkoba pada saat ini yang semakin meluas dan merajalela tidak hanya di daerah perkotaan narkoba kini juga masuk ke daerah daerah terpencil dan pedesaan, kita bisa menyaksikan bagaimana seorang aparat penegak hukum mengkonsumsi narkoba, seorang wanita menjadi kurir narkoba, pemuda dengan gagahnya mengelabui orang tuanya untuk mendapatkan narkoba, anak sekolah dasar yang telah mencoba narkoba bahkan didalam lembaga Pemasyarakatan barang haram tersebut juga ada.

Sangat memilukan bagi kita semua, sedemikian parah dan rumitnya permasalahan tersebut untuk diberantas. Sudahlah wahai para bandar narkoba segera berhenti, sadarlah wahai para pengguna pemuda sudah saatnya mengukir prestasi gemilang untuk masa depan yang lebih baik.

Maju mundurnya sebuah negara tergantung kepada pemudanya. Jika Indonesia mempunyai pemuda yang berintelektual, berakhlak, bermoral, cerdas dan berintegritas, maka perkembangan dan kemajuan Indonesia akan meningkat dan membaik.

Banyak cara yang dapat dilakukan oleh generasi muda agar terhindar dari narkoba salah satunya adalah harus adanya kesadaran dari dalam diri generasi muda itu sendiri. Karna jika tidak ada kesadaran dari dalam diri generasi muda maka akan membuat mereka susah untuk menghindari itu semua.

Oleh karena itu, untuk para generasi muda kuatkanlah hati dan perteguh iman serta isilah waktu dengan hal-hal yang positif jangan jadikan masa muda kalian terbuang sia-sia wujudkan semua cita-cita kalian, jangan takut untuk gagal.

Sudah saat nya kita bersatu untuk melawan narkoba dimulai dari diri pribadi, keluarga dengan menjadi role model yang baik kepada istri dan anak, membangun komunikasi yang terbuka kepada anak, selalu melakukan hal-hal positif, peka terhadap personal anak. Serta lingkungan sekolah dan sekitar yang dapat memberikan pengaruh.