NASA: Rover Perseverance Dapatkan Sampel Batuan Mars Pertama

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kendaraan penjelajah atau rover NASA, Perseverance, berhasil menyelesaikan pengambilan sampel batuan Mars pertamanya. Sampel itu disebut berukuran "sedikit lebih tebal dari pensil."

Mengutip AP News, Rabu (8/9/2021), tim rover Perseverance NASA mengonfirmasi keberhasilan pengeboran dan pengumpulan tersebut pada pekan lalu, setelah meninjau foto sampel inti.

Dalam siaran pers di laman resminya, NASA mengatakan inti batuan planet Mars tersebut sekarang tersimpan dalam tabung sampel titanium kedap udara, yang memungkinkan untuk diambil di masa depan.

Melalui kampanye Mars Sample Return Campaign, NASA dan European Space Agency (ESA), badan antariksa Eropa, merencanakan serangkaian misi untuk mengembalikan tabung sampel ke Bumi untuk studi lebih dekat.

"NASA memiliki sejarah dalam menetapkan tujuan ambisius dan kemudian mencapainya, yang mencerminkan komitmen bangsa kita terhadap penemuan dan inovasi," kata NASA Administrator, Bill Nelson.

"Ini adalah pencapaian penting dan saya tidak sabar untuk melihat penemuan luar biasa yang dihasilkan oleh Perseverance dan tim kami," ujarnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Misi Lain Perseverance

Selfie Perseverance dan Ingenuity (Twitter/@NASAPersevere)
Selfie Perseverance dan Ingenuity (Twitter/@NASAPersevere)

Selain mengidentifikasi dan mengumpulkan sampel batuan sembari mencari tanda-tanda kehidupan mikroskopis kuno, Perseverance juga memiliki misi mempelajari wilayah Kawah Jezero, untuk memahami geologi area itu.

Perseverance juga mencoba mencari tahu apakah di masa lalu, daerah tersebut layak huni. Mereka juga mencoba mengkarakterisasi iklim di masa lalu.

Di awal Agustus lalu, saat Perseverance berusaha mengambil sampel pertama, batu lunak tersebut hancur tanpa diduga.

Pengendali penerbangan di Jet Propulsion Laboratory NASA di Pasadena, California, pun mencari batu yang lebih keras dalam percobaan kedua.

Perseverance tiba di Kawah Jezero, bekas dasar danau dan delta sungai Mars, pada bulan Februari untuk mencari batu yang mungkin berisi bukti kehidupan di masa lalu,

Pesawat luar angkasa di masa depan akan mengumpulkan spesimen, lalu mengirimkannya ke Bumi pada satu dekade dari sekarang. Rover Perseverance sendiri memiliki lebih dari 40 tabung sampel.

Momen Bersejarah

Foto NASA yang diperoleh pada 18 April 2021 menunjukkan Helikopter Ingenuity setelah berhasil menyelesaikan tes spin-up berkecepatan tinggi ditangkap oleh instrumen Mastcam-Z di Perseverance pada 16 April 2021 (the 55th sol, or Martian day, of the rover's mission). (Handout/NASA/JPL-Caltech/ASU/AFP)
Foto NASA yang diperoleh pada 18 April 2021 menunjukkan Helikopter Ingenuity setelah berhasil menyelesaikan tes spin-up berkecepatan tinggi ditangkap oleh instrumen Mastcam-Z di Perseverance pada 16 April 2021 (the 55th sol, or Martian day, of the rover's mission). (Handout/NASA/JPL-Caltech/ASU/AFP)

Mengutip CNET, pada 1 September lalu, NASA mengumumkan bahwa data dari rover mereka menunjukkan ia telah memperoleh inti dari batu seukuran tas kantor yang dikenal sebagai "Rochette."

Agar para ilmuwan lebih yakin, rover lalu mengambil beberapa foto dari perangkat bor dengan salah satu kameranya, dan mengambil beberapa gambar sampel batuan yang telah dibor.

Perseverance sempat mengambil gambar kedua, namun sayangnya matahari tidak mendukung. Pencahayaan yang buruk sulit membuat peneliti memastikan apa yang ada di dalam tabung.

Namun di hari Sabtu pekan lalu, NASA pun berhasil memastikan mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan.

"Untuk semua ilmu pengetahuan NASA, ini benar-benar momen bersejarah," kata Thomas Zurbuchen, Associate Administrator for Science di NASA.

Infografis Negara Asgardia

Asgardia, Negara di Luar Angkasa
Asgardia, Negara di Luar Angkasa
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel