NASA Tunda Peluncuran Roket ke Bulan karena Kebocoran Bahan Bakar

Merdeka.com - Merdeka.com - Badan Antariksa Amerika Serikat atau NASA untuk kedua kalinya menunda peluncuran roket baru ke Bulan setelah para teknisi mendeteksi kebocoran bahan bakar.

Padahal jutaan orang di seluruh dunia telah menunggu peluncuran bersejarah Sistem Peluncuran Luar Angkasa (SLS) besar-besaran yang dijadwalkan pada Sabtu (3/9). Teknisi menemukan kebocoran di dekat dasar roket saat hidrogen cair ultra-dingin sedang dipompa.

"Direktur peluncuran menunda peluncuran Artemis I hari ini," jelas NASA dalam pernyataannya, dikutip dari laman TRT World, Minggu (4/9).

"Beberapa upaya telah dilakukan untuk mengatasi area kebocoran, tapi belum teratasi," lanjutnya.

Walaupun area sekitar lokas peluncuran ditutup untuk umum, sekitar 400.000 orang berkumpul di daerah sekitar untuk melihat langsung peluncuran Artemis I. Roket ini digadang-gadang sebagai kendaraan luar angkasa terkuat NASA.

Awalnya peluncuran dijadwalkan pada Senin lalu, tapi dibatalkan setelah para teknisi mendeteksi kebocoran bahan bakar dan sensor menunjukkan salah satu dari empat mesin utama Artemis I sangat panas.

Tanggal peluncuran berikutnya belum diumumkan. Setelah ditunda pada Sabtu, kemungkinan peluncuran akan dilaksanakan pada Senin atau Selasa besok. Namun jika batal, peluncuran berikutnya tidak akan dilaksanakn sebelum tanggal 19 September karena mengikuti posisi Bulan.

Tujuan misi Artemis I ini untuk memverifikasi apakah kapsul Orion, yang berada di atas roket SLS ini aman untuk membawa astronot di masa depan. Roket ini membutuhkan beberapa hari untuk mencapai Bulan, terbang sekitar 100 kilomeyer menuju titik terdekat. [pan]