Nasabah Individu Panin Sekuritas Bertambah 11,9 Persen pada 2020

·Bacaan 1 menit
Pengunjung melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (30/12/2020). Pada penutupan akhir tahun, IHSG ditutup melemah 0,95 persen ke level 5.979,07. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Meningkatnya jumlah nasabah saham terjadi di beberapa perusahaan sekuritas, tak terkecuali PT Panin Sekuritas Tbk (PANS).

Direktur Panin Sekuritas Prama Nugraha menyebut terdapat beberapa faktor utama terjadinya hal ini, salah satunya transaksi yang bisa dilakukan secara online.

"Apa yang telah kita lakukan selama ini, telah melakukan sosialisasi secara digital seperti transaksi online ternyata berdampak juga pada jumlah transaksi nasabah yang meningkat terutama nasabah individu," katanya, Senin (2/8/2021).

Untuk 2020, Panin Sekuritas mencatat nasabah individu yang berinvestasi saham ialah 32.613 orang. Angka tersebut naik 11,9 persen secara year to date menjadi 36.493 nasabah hingga Juni 2021.

"Jumlah nasabah aktif selalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahun yang mencerminkan pertumbuhan bisnis perusahaan," ujar Prama.

Tak hanya itu, peningkatan juga terjadi pada nasabah institusi. Bila pada 2020 jumlahnya hanya 340 institusi, hingga Juni 2021 angka yang mampu ditorehkan yakni 374 insitusi. Jumlah itu meningkat 10 persen secara year to date.

"Pada tahun 2020 kami bertindak sebagai penjamin pelaksaan emisi untuk 2 penawaran umum perdana saham. Dengan total penjaminan sebesar Rp99 miliar," tuturnya.

Khusus pada semester II tahun ini, Prama juga berharap pihaknya bisa memproses penerbitan perusahaan yang hendak melakukan IPO.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel