Nasabah Jiwasraya Perlu Lakukan Ini Jelang Penyelamatan Polis

Fikri Halim
·Bacaan 2 menit

VIVA – Manajemen baru PT Asuransi Jiwasraya telah menyiapkan sejumlah saluran seiring dengan upaya pengkinian data seluruh pemegang polis yang menjadi kegiatan rutin. Ini adalah bagian persiapan dalam pelaksanaan program penyelamatan polis Jiwasraya.

Direktur Pemasaran Ritel Jiwasraya, Fabiola Sondakh, menjelaskan, upaya pengkinian data diperlukan untuk memvalidasi dan melengkapi data-data terbaru para pemegang polis atau nasabah. Upaya ini juga mempermudah akses seluruh pemegang polis dalam memperoleh informasi sampai pada sosialisasi dari program penyelamatan polis yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

Dia menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan saluran berbagai saluran antara www.jiwasraya.co.id/pengkinian dan Call Center (021) 50987151.

“Kami mengimbau untuk para pemegang polis yang mengalami perubahan data, dapat segera melengkapi sehingga memperoleh layanan yang terbaik saat pelaksanaan program penyelamatan polis," ungkap Fabiola di Jakarta lewat siaran pers, Jumat 6 November 2020.

Baca juga: Menteri ESDM Lantik Guru Besar ITB Jadi Dirjen Migas

Fabiola yang juga salah satu koordinator Tim Satgas Restrukturisasi Polis Jiwasraya melanjutkan, selain Website dan Call Center, manajemen Jiwasraya juga telah menyiapkan sejumlah tim. Mereka siap melayani para pemegang polis apabila pengkinian data ingin dilakukan secara langsung dengan mendatangi kantor Jiwasraya.

Untuk melaksanakan pengkinian data ini manajemen baru Jiwasraya disebut juga telah rutin melakukan pengumuman melalui pengiriman SMS secara masif kepada pemegang polis yang terdaftar. Sementara itu, bagi para pemegang polis yang sudah mendapatkan SMS namun belum berpartisipasi, tim layanan Jiwasraya juga akan berupaya menjemput bola melalui Outbound Call Center.

"Kami berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi pemegang polis yang mengalami perubahan data baik nomor telepon, alamat rumah atau email dapat melakukan pengkinian data dari saluran yang kami siapkan. Selain kegiatan rutin, upaya ini juga dilakukan untuk menyukseskan program penyelamatan polis,” tutur Fabiola.

Sejak Agustus lalu, manajemen baru Jiwasraya telah melakukan sosialisasi terkait upaya pengkinian data. Hal ini dilakukan seiring dengan rencana pemerintah yang akan mengumumkan program penyelamatan polis Jiwasraya dalam waktu dekat.

Sejalan dengan upaya penyelamatan polis, pemerintah selaku pemilik 100 persen saham Jiwasraya berkomitmen memberikan Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp22 triliun kepada Indonesia Financial Group (IFG), atau yang dulu bernama PT Badan Pembinaan Usaha Indonesia.

PMN ini bakal digunakan Indonesia Financial Group untuk mendirikan perusahaan baru yakni IFG Life yang akan bergerak di bisnis asuransi jiwa, kesehatan, dan pengelolaan dana pensiun lembaga keuangan (DPLK). Di mana polis Jiwasraya yang sudah direstrukturisasi akan dipindahkan dari Jiwasraya ke IFG Life.

"Kami berharap langkah ini dimaknai sebagai iktikad dan komitmen manajemen baru bersama pemerintah, dibantu tim gabungan dan pemangku kebijakan lain untuk memenuhi hak pemegang polis dan mencari jalan keluar yang terbaik. Kami akan terus bekerja keras demi menyelamatkan polis Jiwasraya," ujar Fabiola.