NasDem ajak masyarakat tingkatkan kewaspadaan adanya varian Omicron

·Bacaan 2 menit

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem DKI Jakarta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat terkait adanya virus COVID-19 varian Omicron.

Ketua DPW Partai NasDem DKI Jakarta Nurcahyo Anggorojati dalam siaran persnya, di Jakarta, Rabu, meminta pemerintah terus menggencarkan testing dan tracing guna mencegah semakin luasnya penyebaran Omicron.

DKI Jakarta tercatat sebagai daerah dengan sebaran virus COVID-19 tertinggi, per tanggal 3 Januari 2022 terdeteksi sebanyak 118 kasus, 68 diantaranya terinfeksi varian baru Omicron.

"Bertambahnya kasus COVID-19 varian Omicron tentunya perlu menjadi perhatian kita semua seluruh elemen masyarakat, tingkatkan penerapan protokol kesehatan secara ketat, pemerintah baik pusat maupun daerah untuk melakukan testing dan tracing secara berkala," kata Nurcahyo.

Baca juga: Satgas imbau tunda perjalanan ke luar negeri jika tidak mendesak

Pria yang biasa disapa Yoyok ini pun menanggapi langkah Pemprov DKI Jakarta terkait dimulainya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen sejak Senin (3/1).

Dia menyambut baik kebijakan tersebut mengingat PTM memang penting dan perlu diprioritaskan, namun perlu ada mitigasi yang diperkuat ditengah peningkatan kasus COVID-19 varian Omicron di DKI Jakarta.

Oleh karena itu, dirinya menyarankan vaksinasi harus menjadi hal yang utama pada guru, staf sekolah, siswa, bahkan orang tua murid.

Baca juga: Riza sebut kasus terkonfirmasi Omicron melonjak jadi 252 orang

"Partai NasDem mendukung langkah Pemprov DKI untuk memulai PTM 100 persen, namun perlu dipastikan dalam pelaksanannya perlu disertai penerapan protokol kesehatan yang ketat, vaksinasi booster untuk tenaga pendidikan dan vaksinasi anak perlu dilakukan untuk memperkuat imunitas di tengah peningkatan kasus covid-19.

Selain itu koordinasi setiap masing-masing sekolah dengan puskesmas terdekat perlu ditingkatkan agar tidak ada miss testing dan tracing ataupun sistem treatment," papar Yoyok.

Ia juga meminta pemprov DKI khususnya Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan untuk mengecek kemampuan dan kesiapan setiap sekolah dalam memenuhi infrastruktur penerapan protokol kesehatan, dan meminta pemprov untuk melakukan penyesuaian serta membentuk satgas di setiap sekolah.

Baca juga: Satgas COVID-19 terus upayakan pelacakan kontak erat kasus Omicron

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel