Nasdem Kecam Arogansi Aparat Bubarkan Vaksinasi Massal di Sorong

·Bacaan 2 menit

VIVA – Partai Nasdem secara resmi melayangkan protes atas upaya pembubaran paksa kegiatan vaksinasi massal yang berlangsung di Terminal Remu Kota Sorong, hari ini. Wakil Ketua partai Nasdem, Ahmad M Ali, mengatakan bahwa hukum tertinggi di saat bencana sekarang ini adalah keselamatan rakyat.

Ali mendesak kepolisian mengusut kasus ini dengan menangkap oknum Satpol PP yang melarang berlangsung kegiatan vaksinasi.

“Partai NasDem menginisiasi vaksinasi massal di berbagai daerah karena komitmen kuat kita terhadap hukum tertinggi keselamatan rakyat. Siapapun yang menghalangi upaya menyelamatkan rakyat dari pandemi COVID-19 adalah sejatinya musuh kemanusiaan,” kata Ali dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 21 Agustus 2021.

Baca juga: Ismail Sabri Dilantik Sebagai Perdana Menteri Malaysia

Ali yang juga Ketua Fraksi Nasdem di DPR itu mengatakan, kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan partainya itu semata-mata demi membantu pemerintah menghadapi pandemi COVID-19 tersebut. Apalagi, sekarang tengah dikejar kekebalan kelompok atau herd immunity. Arogansi aparat pemerintah daerah, lanjut Ali, berpotensi menggadaikan keselamatan rakyat.

“NasDem sejak awal selalu berkoordinasi dengan pemerintah. Jadi tidak ada alasan sama sekali kalau apa yang kami lakukan itu kemudian dilarang. Kami minta aparat kepolisian untuk tidak ragu menangkap oknum dan ketua Satpol PP yang terang-terangan melawan UU Karantina Kesehatan ini,” kata politisi asal Sulawesi Tengah tersebut.

Dia meminta arogansi birokrat seperti yang terjadi di Kota Sorong, Papua ini jangan sampai terulang. “Mereka harus paham di mana dan kapan perlunya menegakkan birokrasi. Kalau ada kelompok masyarakat berusaha membantu pemerintah dengan segala daya upayanya, maka konyol jika secara arogan menghentikannya. Mereka mau mengumpulkan surat tanpa menyelematkan rakyat," sambungnya.

Ali menegaskan, Partai NasDem telah memenuhi persyaratan untuk dapat menjadi pendistribusi vaksinasi. Menurutnya, aparat Satpol PP yang melarang pelaksanaan vaksinasi di Kota Sorong dan kota lainya harus ditindak.

"Kami tidak ragu untuk melawannya. Kami minta aparat penegak hukum segera menangkap mereka yang menghalangi vaksinasi massal di Kota Sorong," tutur Ali.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel