NasDem targetkan masuk dua besar Pemilu 2024

Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali mengatakan bahwa pihaknya menargetkan masuk peringkat dua besar dalam perolehan suara di kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

"Jadi, kami lihat ke depan menargetkan dua besar. Akan tetapi, untuk menjadi pemenang pun kami siap. Insyaallah, kami menargetkan 100 kursi pada Pemilu 2024," kata Ahmad Ali kepada wartawan di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jakarta, Senin.

Secara realistis, NasDem menargetkan untuk menempati dua besar perolehan suara tertinggi karena pada pemilihan umum sebelumnya, NasDem berhasil menjadi bagian dari empat besar perolehan suara tertinggi.

"Kami tidak mungkin berpikir ke belakang karena tentunya kalau kemarin kami dapat empat terus, kami tidak naik kelas. Itu kami dalam posisi merugi," ucap Ahmad Ali.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Ali juga menegaskan bahwa pihaknya siap untuk menjadi pemenang dalam Pemilu 2024.

"Kami siap jadi pemenang Pemilu 2024," kata Ahmad Ali.

Ketika menyinggung amanah dari Ketua Umum NasDem Surya Paloh, Ahmad Ali mengatakan tidak ada amanah khusus selain untuk memastikan kembali kesiapan Pemilu 2024.

Partai NasDem yang melakukan pendaftaran menjadi partai politik peserta Pemilu 2024 pada hari pertama menunjukkan keseriusan dan kesiapan NasDem untuk mengikuti pesta demokrasi terbesar di Indonesia.

"Kenapa kami mendaftar hari ini, hari pertama? Ini sekaligus memberikan gambaran bahwa kami, Partai NasDem, sejak awal memang sudah siap untuk mengikuti kontestasi Pemilu 2024," tutur Ahmad Ali menegaskan.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Ali juga mengatakan bahwa Partai NasDem membutuhkan koalisi dengan partai lain.

"Intinya, NasDem menyadari bahwa bangsa sebesar ini tidak bisa diusung sendiri," kata NasDem.

Baca juga: Surya Paloh: Belum ada pembicaraan dengan PDIP soal koalisi 2024
Baca juga: Partai NasDem harapkan tak ada perpecahan di masyarakat pada pemilu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel