Nasib Baik Prajurit TNI Pembuat Video Rizieq Shihab Usai Diborgol PM

Bayu Adi Wicaksono
·Bacaan 3 menit

VIVA – Nasib baik ternyata berpihak kepada Sersan Kepala BDS, prajurit Angkatan Udara Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tersandung kasus disiplin militer terkait pembuatan video pimpinan FPI, Rizieq Shihab.

Ternyata setelah menjalani penahanan untuk dilakukan pemeriksaan selama 2X24 jam alias dua hari, akhirnya ahli elektronik TNI Angkatan Udara itu kembali bisa berdinas seperti biasa. Dia dizinkan kembali ke keluarganya.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara, Marsekal Pertama Fajar Adriyanto dalam keterangan dilansir VIVA Militer, Sabtu 14 November 2020, Serka BD bisa kembali berdinas, karena dari hasil pemeriksaan disimpulkan tidak ditemukan sesuatu hal yang membahayakan atas perbuatan yang dilakukannya.

Kesimpulan atas pemeriksaan itu didasari hasil laporan POM TNI AU dan intelijen yang terlibat dalam pengusutan masalah itu. Namun, meski begitu, TNI AU masih akan melakukan pengawasan.

"Bukan dalam arti kita lepas begitu saja, dikembalikan karena tidak ada sesuatu yang membahayakan," kata Marsma Fajar.

Serka BD ditahan dan diperiksa di Rumah Tahanan Satuan Polisi Militer Pangkalan Udara Halim Perdana Kusumah, Jakarta Timur. Dia mulai menjalani penahanan sejak 11 November 2020.

Setelah TNI AU melakukan penahanan, sempat beredar foto kondisi Serka BD di rumah tahanan. Dalam foto itu terlihat Serka BD sudah tak mengenakan seragam loreng TNI lagi, tapi memakai baju biru tua dengan tulisan di dada 'TAHANAN POLISI MILITER', dia berdiri dengan dijaga anggota Polisi Militer TNI AU. Tak cuma itu saja, kedua tangan prajurit TNI AU itu juga terpasang borgol besi.

Mungkin banyak yang penasaran, apa sih diperbuat Serka BD sehingga harus dijebloskan ke rumah tahanan militer TNI AU?.

Jadi begini, awalnya ada sebuah video singkat beredar di media sosial. Video itu dibuat Serka BD. Dalam rekaman video itu dia terekam sedang bernyanyi yang liriknya bukan tentang kedinasannya. Tapi tentang kepulangan pimpinan organisasi masyarakat FPI, Rizieq Shihab.

Dalam lirik nyanyiannya itu terdengar Serka BD menyebutkan bahwa kedatangan Rizieq Shihab disambut prajurit TNI. Ketika merekam video itu, Serka BD masih mengenakan seragam TNI, lengkap dengan atribut termasuk baret berlambang TNI AU.

Perlu diketahui, selama ini TNI memang sudah mewanti-wanti agar semua prajurit berhati-hati dalam membuat konten video yang disiarkan di media sosial. Apalagi yang tidak ada hubungannya dengan tugas kemiliteran.

Dan sudah ditegaskan pula berkali-kali, bahwa TNI tidak bertugas melakukan penyambutan kepada Rizieq Shihab, pengamanan di Bandara Soekarno Hatta yang diterapkan TNI, adalah untuk mengamankan objek vital dari gangguan keamanan.

Rizieq Shihab kembali ke Indonesia pada 10 November 2020, setelah bertahun-tahun tinggal di Arab Saudi. Dia mulai meninggalkan Indonesia, usai tersandung berbagai kasus hukum di kepolisian, yang paling heboh terkait kasus chat mesum dengan wanita bernama Firza Husein.

Pria yang akrab dipanggil dengan sebutan Habib Rizieq itu kembali ke Indonesia, karena terancam akan dideportasi Pemerintah Arab Saudi.

Sementara itu, selain Serka BD, ada juga prajurit TNI lainnya yang tersandung disiplin militer terkait kedatangan Rizieq Shihab. Dia adalah Kopral Dua Asyari Tri Yudha, anggota Kompi A Batalyon Zeni Kontruksi 11/Durdhaga Wighra, Kodam Jaya.

Nasibnya berbeda dengan Serka BD, dia kini masih mendekam di rumah tahanan Kodam Jaya, karena perbuatannya dinilai telah membocorkan rahasia TNI, dengan unggahan video teriakan kepada Rizieq Shihab, ketika dikerahkan mengamankan Bandara Soekarno Hatta. Kopral Asyari disanksi 14 hari penahanan.

Baca: Diangkut Prajurit TNI Anak Jalanan Takut, Ternyata Diajak Makan Enak