Nasib Liga 2 Belum Jelas, Sriwijaya FC Ambil Kebijakan Krusial

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Palembang - Sriwijaya FC memutuskan untuk mengambil kebijakan krusial karena nasib Liga 2 2021/2022 belum jelas. Manajemen klub berjulukan Laskar Wong Kito itu memilih meliburkan semua aktivitas pemain.

Keputusan itu diambil karena PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) tak bisa memberikan kepastian nasib Liga 2 2021/2022. Direktur Teknik Sriwijaya FC, Indrayadi, menyebut pihaknya meliburkan pemain sampai 26 Juli 2021.

"Para penggawa Sriwijaya FC diliburkan hingga 26 Juli 2021," kata Indrayadi.

Masa liburan para pemain Sriwijaya FC berpotensi ditambah. Hal itu terjadi apabila sampai akhir Juli mendatang tak ada kepastikan dan kejelasan seputar kick-off Liga 2.

"Apabila situasi makin memburuk dan kompetisi masih belum bisa dijadwalkan oleh PSSI, maka kemungkinan liburnya akan diperpanjang," tegas Indrayadi.

Kebijakan krusial yang diambil Sriwijaya FC sejatinya juga dilakukan klub-klub di Indonesia. Hal ini terjadi karena pemerintah berencana memperpanjang masa PPKM Darurat hingga enam minggu.

Latihan Mandiri

Sansan Fauzi (dua dari kanan) saat dimainkan dalam laga uji coba Persib vs Sriwijaya FC di Stadion GBLA, Kota Bandung, Rabu (24/6/2021). (Bola.com/Erwin Snaz)
Sansan Fauzi (dua dari kanan) saat dimainkan dalam laga uji coba Persib vs Sriwijaya FC di Stadion GBLA, Kota Bandung, Rabu (24/6/2021). (Bola.com/Erwin Snaz)

Meskipun diliburkan, namun para pemain Sriwijaya FC tetap dibebani latihan mandiri di rumah. Langkah itu dilakukan agar kebugaran pemain tetap terjaga selama liburan.

Asisten Pelatih Sriwijaya FC, Ambrizal, menegaskan para pemain wajib mengirimkan video latihan mandiri. Hal itu dilakukan agar tim pelatih bisa mengontrol kegiatan dan kebugaran pemain.

"Meski sedang libur, namun kita tetap memberikan program libur aktif ke pemain. Setiap hari pemain wajib mengirimkan video latihan mereka kepada pelatih," tegas Ambrizal.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel