Nasib Sang Juara Bertahan Liga Champions Dalam 10 Tahun Terakhir: Chelsea Terbapuk, Real Madrid Digdaya

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Juara bertahan Bayern Munchen tersingkir meskipun berhasil mendulang kemenangan 1-0 atas Paris Saint-Germain pada leg kedua perempat final Liga Champions, Rabu (14/4/2021) dini hari WIB. Bayern gagal mempertahankan gelarnya.

Pada pertemuan pertama perempat final Liga Champions di Allianz Arena, 8 April lalu, The Bavarians menyerah 2-3 PSG. Alhasil, Bayern Munchen mengusung misi sulit ketika melawat ke markas PSG di Parc des Princes.

Mereka membutuhkan kemenangan dengan selisih dua gol kontra Paris Saint-Germain demi bisa melenggang ke babak empat besar Liga Champions.

Untuk mewujudkan target tersebut, Die Bayern tampil menekan sejak bola digulirkan. Berdasarkan statistik di situs resmi UEFA, Bayern Munchen menorehkan 54 persen penguasaan bola, berbanding 46 persen milik Les Pariesiens.

The Bavarians juga melepaskan 15 tembakan yang lima di antaranya mengarah ke gawang. Di sisi lain, PSG memperoleh tiga peluang bagus dari 10 kesempatan.

Bermain dominan, Bayern Munchen mengunci kemenangan dengan skor 1-0 melalui gol semata wayang Eric Maxim Choupo-Moting pada menit ke-40.

Sayangnya, kemenangan tersebut tak cukup mengantarkan Die Roten lolos ke semifinal Liga Champions. Tim asuhan Hansi Flick itu kalah agresivitas gol tandang dari PSG.

Bayern Munchen mengikuti jejak Real Madrid yang berhasil dua kali mempertahankan gelarnya di Liga Champions dalam satu dekade terakhir.

Berikut ini nasib para juara bertahan Liga Champions dalam 10 tahun terakhir.

Parade Juara Liga Champions dan Nasibnya pada Musim Berikutnya

Penyerang Bayern Munchen, Kamerun Eric Maxim Choupo-Moting (kiri) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang PSG pada pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions di Parc des Princes stadium, Paris, Selasa (14/4/2021). PSG menang agregat atas Munchen 3-3. (AFP/Franck Fife)
Penyerang Bayern Munchen, Kamerun Eric Maxim Choupo-Moting (kiri) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang PSG pada pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions di Parc des Princes stadium, Paris, Selasa (14/4/2021). PSG menang agregat atas Munchen 3-3. (AFP/Franck Fife)

2019/2020: Bayern Munchen

Musim berikutnya: kalah di perempat final dari PSG (agregat 3-3, kalah gol tandang)

2018/2019: Liverpool

Musim berikutnya: kalah di 16 besar dari Atletico Madrid (agregat 2-4)

2017/2018: Real Madrid

Musim berikutnya: kalah di 16 besar dari Ajax (agregat 3-5)

2016/2017: Real Madrid

Musim berikutnya: juara (kalahkan Liverpool 3-1)

2015/2016: Real Madrid

Musim berikutnya: juara (kalahkan Juventus 4-1)

2014/2015: Barcelona

Musim berikutnya: kalah di perempat final dari Atletico Madrid (agregat 2-3)

2013/2014: Real Madrid

Musim berikutnya: kalah di semifinal dari Juventus (agregat 2-3)

2012/2013: Bayern Munchen

Musim berikutnya: kalah di semifinal dari Real Madrid (agregat 0-5)

2011/2012: Chelsea

Musim berikutnya: kandas di fase grup

2010/2011: Barcelona

Musim berikutnya: Kalah di semifinal dari Chelsea (agregat 2-3)

Sumber: UEFA

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini