Nasib Sial Real Madrid dan Pengakuan Courtois Soal Kehebatan Chelsea

·Bacaan 1 menit

VIVAReal Madrid bernasib sial musim 2020/2021. Skuad berjuluk Los Blancos itu harus gigit jari tanpa gelar.

Di LaLiga sendiri, Madrid kalah saing dengan Atletico yang sukses meraih gelar juara. Sementara itu skuad yang ketika itu ditukangi Zinedine Zidane finis di posisi kedua.

Kiper Madrid, Thibaut Courtois berbicara tentang Atletico, wasit, dan kekalahan timnya dari Chelsea di Liga Champions.

“Di liga, Atletico bisa kalah lebih banyak daripada kami, dan kami bisa memenangkannya. Ada beberapa keputusan wasit yang aneh yang membuat kami menang,” ujar Courtois dikutip dari managingmadrid.com, Minggu 6 Juni 2021.

Tak dipungkiri, Courtois kecewa karena tak bisa meraih gelar apapun. Meski demikian ia menilai Madrid sangat bangus di paruh kedua musim 2020/21.

“Jelas, kami kecewa tidak memenangkan apa pun, tetapi itulah sepakbola. Paruh kedua musim ini sangat bagus, kami tampil di pertandingan besar, melawan tim lain ketika kami gagal,” ucapnya.

Courtois juga mengomentari tersingkirnya Madrid di Liga Champions saat mereka menghadapi skuad asuhan Thomas Tuchel.

“Di Liga Champions, sangat disayangkan kalah di semifinal melawan Chelsea. Kami memiliki beberapa cedera dan kasus COVID, tetapi Anda harus mengakui bahwa Chelsea lebih kuat dari kami di leg kedua. Kemudian mereka menang, yang menunjukkan level mereka sejak Tuchel tiba,” kata dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel