Nasib Tragis Jonatan Christie dan 2 Raja Bulutangkis di China Open

Bayu Adi Wicaksono

VIVA – Kejutan tercipta di turnamen BWF Super 1000, China Open 2019. Sejumlah pebulutangkis unggulan tumbang di babak pertama.

Yang paling mengejutkan tentu tumbang raja bulutangkis dunia, Viktor Axelsen. Pemain Denmark ini gagal melaju ke babak 16 besar turnamen berhadiah 1.000.000 Dolar Amerika Serikat itu setelah dikalahkan pemain Jepang yang rankingnya jauh dari Viktor, yakni Kenta Tsuneyama.

Dalam duel yang dilangsungkan di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, China, ranking 7 dunia itu harus mengaku kehebatan ranking 17 dunia itu dalam laga yang berlangsung rubbergame dengan poin 10-21, 21-14 dan 21-16.

Kekalahan ini mengubur mimpi Viktor untuk bisa mencicipi gelar juara di turnamen terbesar dunia itu. Selama ini, Viktor tak pernah bisa menjuarai turnamen ini.

Kekalahan juga dialami raja raksasa bulutangkis dunia, Lin Dan. Pemegang gelar 5 kali juara dunia itu dihabisi juara dunia 2018 dan 2019, Kento Momota.

Pemegang gelar juara China Open 2003, 2004, 2008, 2009 dan 2011 itu dihajar Kento dalam dua game dengan poin kembar 21-14 dan 21-14.

Sementara itu, nasib tragis juga dialami Jonatan Christie, unggulan 4 China Open 2019 ini dihajar rekan senegara Shesar Hiren Rhustavito.

Dalam duel selama satu jam, Jojo dipecundangi ranking 28 dunia itu melalui rubbergame dengan poin 23-21, 18-21 dan 21-10.

Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Jojo di turnamen BWF Super 1000. Sepanjang kariernya, juara New Zealand Open 2019 dan Australian Open 2019 ini tak pernah menjuarai turnamen Super 1000.