NCPI berupaya pulihkan pariwisata Bali saat COVID-19

M. Hari Atmoko
·Bacaan 2 menit

Dewan Pengurus Wilayah Nawa Cita Pariwisata Indonesia (DPW NCPI) Bali terus berupaya memulihkan pariwisata dengan berbagai kegiatan di tengah pandemi COVID-19.

"Kami bersama pemangku kepentingan pariwisata dan pemerintah terus berupaya memulihkan sektor pariwisata yang menjadi andalan pendapatan masyarakat Bali, termasuk juga Indonesia," kata Ketua DPW NCPI Bali Agus Maha Usadha di sela Seminar nasional "Bali Economic and Invesment Forum 2021" di Nusa Dua, Bali, Kamis (8/4).

Ia mengatakan untuk mendukung langkah-langkah pemulihan pariwisata tersebut maka diperlukan skenario khusus bagi Bali.

Ia mengatakan dalam membangkitkan sektor pariwisata diperlukan perhatian juga terhadap bidang pertanian dalam arti luas yang wajib menjadi prioritas untuk dikembangkan pada masa mendatang.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan melalui webinar mengatakan pihaknya mendukung langkah-langkah yang dilakukan NCPI Bali, seperti menggelar seminar tersebut.

Baca juga: NCPI Bali berupaya pulihkan pariwisata saat COVID-19

Dalam membangkitkan kembali pariwisata, khususnya di Bali, pihaknya mendukung gerakan vaksinasi massal sehingga kepercayaan wisatawan meningkat dan mereka merasa aman mengunjungi "Pulau Dewata" itu.

"Saya mendukung gerakan para pemangku kepentingan pariwisata untuk memulihkan sektor pariwisata di Bali. Langkah-langkah yang telah dilakukan dengan melakukan vaksinasi COVID-19 secara massal sesuai dengan program pemerintah adalah langkah tepat untuk membangkitkan semua sektor agar roda perekonomian kembali normal," ucapnya.

Ia mengatakan saat ini pemerintah terus berupaya melakukan program vaksinasi kepada masyarakat Indonesia, termasuk di Bali.

Dengan langkah ini, diharapkan pada Juni mendatang sudah menjadi zona hijau sehingga seluruh objek wisata yang vital di Bali aman dikunjungi wisatawan.

"Jika semua masyarakat sudah divaksinasi, maka optimisme mendatangkan wisatawan lebih terjamin. Begitu juga wisatawan akan merasa aman berkunjung ke objek-objek wisata," katanya.

Dalam seminar sehari tersebut juga menghadirkan pembicara kunci lewat webinar, yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Ia mengatakan anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 akan meningkat hingga total menjadi Rp619 triliun dari sebelumnya pemerintah menganggarkan Rp533,1 triliun.

Baca juga: Nawacita Pariwisata Indonesia minta kaji ulang RKUHP
Baca juga: Luhut sebut tengah negosiasi dengan beberapa negara buka travel bubble
Baca juga: Luhut ungkap syarat buka pintu wisata bagi wisman