Negatif Covid-19, Tiga Pasien PDP di Jayapura Boleh Pulang

Liputan6.com, Jayapura - Tiga orang pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat rumah sakit di Jayapura negatif Covid-19.   

Ketua Satgas Covid-19 Papua, Silwanus Sumule menyebutkan, ketiga pasien dapat pulang ke rumah masing-masing, namun tetap menjalani perawatan lanjutan.

"Ketiganya memiliki penyakit pneumonia yang bukan dikarenakan virus corona covid-19, tapi disebabkan oleh hal lain dan tetap harus diobati hingga sembuh. Pasien dan dokter yang merawatnya akan saling berkoordinasi," kata Silwanus, Minggu (22/3/2020).

Satgas Covid-19 Papua juga merilis orang dalam pemantauan (ODP) per hari ini mencapai 478 orang. Sementara pasien PDP yang dirawat berjumlah 13 orang dengan tambahan di Merauke.

"Sebagian besar data dari kabupaten belum masuk. ODP di Papua pasti akan bertambah, seiring dengan masuknya data dari 29 kabupaten/kota," ujarnya.

Silwanus menyebutkan setiap ODP dicatat dengan biodata lengkap, disertai dengan alamat dan identitas lainnya. "ODP ini dalam pemantau yang sewaktu-waktu statusnya dapat berubah, sehingga tim medis bisa melakukan tindakan cepat untuk menanganinya," ujarnya.

Misalnya kasus di Merauke, seorang pasien laki-laki berumur 31 tahun yang sebelumnya statusnya pasien ODP, siang tadi dirawat di RSUD Merauke dengan status PDP. "Seluruh pasien tetap diisolasi dan dalam pengawasan ketat," ujarnya.

Rutin Penyemprotan Disinfektan

Penyemprotan disinfektan dilakukan oleh jajaran Polres Mappi. (Liputan6.com/Katharina Janur/Polda Papua)

Guna mencegah corona covid-19, Pemkot Jayapura rutin melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah ruang publik, untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano menyebutkan ada juga pembagian masker kepada masyarakat di tempat umum.

"Pemerintah hadir untuk rakyat, menolong dan menyelamatkan rakyat agar terhindar dari corona Covid-19," kata Benhur.

Pemkot Jayapura terus mengingatkan warga yang tak berkepentingan di tempat umum, untuk tetap berada di rumah, menjaga jarak, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan masing-masing.

Apalagi, Pemkot Jayapura telah menetapkan 14 hari untuk warganya tinggal di dalam  rumah, mengurangi resiko penularan covid-19.

Untuk pencegahan lainnya, Pemkot Jayapura meminta PDAM menyediakan kran air di tempat umum, agar warga Kota Jayapura tetap menjaga kebersihan dirinya, terutama tangan.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: