Nelayan Asal Sabang Terbawa Ombak Selama 8 Hari ke Perairan Thailand

·Bacaan 1 menit

VIVA – Badan Keamanan Laut (Bakamla) Thailand menemukan seorang nelayan asal Sabang, Aceh yang terombang-ambing di perairan laut Pulau Racha Noi, Thailand selama 8 hari.

Sekjend Panglima Laot Aceh Miftach Cut Adek mengatakan, saat ditemukan nelayan yang bernama Ade Elfikar (40) tersebut dalam keadaan syok, karena kapal tradisional 32 PK miliknya terbawa arus hingga ke Thailand.

"Bakamla Thailand sudah memberikan pertolongan dan membawa nelayan yang diduga survivor dan terbawa arus memasuki perairan Thailand. Nelayan dalam keadaan syok dan memerlukan perawatan segera," kata Miftach dalam keterangannya, Jumat, 18 Juni 2021.

Dari informasi yang ia dapatkan, Ade meninggalkan Sabang pada Minggu, 6 Juni 2021 untuk melaut menangkap ikan. Pelayaran ini hal yang rutin dilakukan nelayan tradisional di Sabang.

Tak lama berlayar ke arah utara Sabang, nelayan tersebut terkena angin kencang yang mengarah ke perairan Thailand. Menyebabkan kerusakan mesin dan piston kapal miliknya pecah.

"Jadi delapan hari terombang-ambing di laut mesin kapal dalam keadaan rusak, sehingga dia syok karena terombang-ambing," ucapnya.

Setelah ditemukan oleh Bakamla Thailand, ia kemudian dibawa ke darat dan dievakuasi ke rumah sakit Wachira, Phuket untuk mendapat perawatan.

Saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan Kemenlu RI untuk proses pemulangan nelayan asal Sabang tersebut.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel