Nelayan Deli Serdang Didorong Manfaatkan Informasi Cuaca untuk Kesejahteraan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Deli Serdang Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendorong para nelayan di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), memanfaatkan informasi cuaca untuk meningkatkan hasil tangkapan ikan yang berimbas pada kesejahteraan.

Salah satu upaya yang dilakukan BMKG adalah melalui Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN). Kali ini, BMKG melalui Stasiun Meteorologi Maritim Belawan Medan melaksanakan SLCN di Aula Kantor Dinas Perikanan Deli Serdang.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Belawan Medan, Sugiyono menyampaikan, SLCN ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan para peserta, yaitu nelayan, dalam mengakses, membaca, menindaklanjuti, dan mendiseminasikan informasi cuaca, iklim maritim, serta informasi prakiraan lokasi ikan dari sumber yang terpercaya.

"Diharapkan dengan kegiatan ini nelayan dapat hidup lebih sejahtera," kata Sugiyono kepada Liputan6.com, Kamis (7/10/2021).

Melalui kegiatan mengangkat tema "Mewujudkan Nelayan dengan Hasil Tangkapan Meningkat dan Aman Berbasi Info Cuaca" ini, BMKG ingin lebih semakin nyata memberikan kontribusi terhadap keselamatan, kelancaran, dan efisiensi bagi operasi kegiatan nelayan di laut.

Kegiatan SLCN menggunakan pembelajaran interaktif, yaitu metode belajar dan praktik. Materi pokok yang diberikan yaitu pengenalan produk dan memahami informasi cuaca dan iklim maritim, cara membaca informasi maritim, dan pengenalan alat-alat observasi.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Potensi Perikanan Deli Serdang Besar

Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) di Deli Serdang
Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) di Deli Serdang

Kepala BBMKG Wilayah I Medan, Hartanto, menyatakan pentingnya SLCN. Apalagi wilayah pesisir Kabupaten Deli Serdang potensi perikanannya sangat besar, informasi dan pelatihan dari BMKG ke masyarakat dan ke semua stakeholder serta user terus ditingkatkan, sehingga pengguna dapat paham cuaca, dan terhindar dari bencana.

"Ini juga merupakan kegiatan nyata bagi nelayan, agar nelayan semakin paham tentang cuaca, agar nelayan dapat bekerja di laut dengan aman, tenang, serta memperoleh hasil maksimal," ucapnya.

Kepala Dinas Perikanan Deli Serdang, Syarifah Alwiah menuturkan, peserta yang mengikuti SLCN ini dapat menjadi agen penerus informasi yang dikeluarkan oleh BMKG, baik cuaca ekstrem maupun cuaca-cuaca yang lain, terkait dengan keselamatan nelayan.

"Juga menekankan pentingnya informasi cuaca dan iklim dalam mendukung keselamatan nelayan," ujarnya.

Salah Satu Sentra Perikanan

SLCN bertujuan meningkatkan keterampilan para peserta, yaitu nelayan, dalam mengakses, membaca, menindaklanjuti, dan mendiseminasikan informasi cuaca, iklim maritim, serta informasi prakiraan lokasi ikan dari sumber yang terpercaya
SLCN bertujuan meningkatkan keterampilan para peserta, yaitu nelayan, dalam mengakses, membaca, menindaklanjuti, dan mendiseminasikan informasi cuaca, iklim maritim, serta informasi prakiraan lokasi ikan dari sumber yang terpercaya

Disampaikan Syarifah, Deli Serdang merupakan salah satu sentra perikanan di Sumut, baik tangkap maupun budidaya. Dari 19.000 Kepala Keluarga (KK) nelayan, ada 15.000 KK yang berprofesi sebagai nelayan tangkap.

"Berarti informasi cuaca maritim yang dikeluarkan BMKG sangat penting, dan sangat diperlukan. Begitu juga perikanan budidaya sangat memerlukan inrformasi cuaca, sehingga bisa beradaptasi dan hasil makin meningkat," tandasnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel