Nelayan Korban Perahu Terbalik di Luwu Ditemukan Meninggal

·Bacaan 1 menit

VIVA - Seorang nelayan yang menjadi korban perahu terbalik di Perairan Pangkajoang, Malangke Barat, Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Abdul Muhaimin, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada Minggu dini hari tadi.

Pria berusia 23 tahun itu ditemukan sejauh dua kilometer dari lokasi terjatuhnya korban di Perairan Pangkajoang.

Kepala Kantor Basarnas Sulsel, Djunaidi, menjelaskan laporan tentang kejadian perahu nelayan yang terbalik diterima oleh Basarnas pada hari Sabtu kemarin, dan tim rescue dari Pos Unit Siaga SAR Palopo segera digerakkan untuk melakukan pencarian.

"Setelah menerima informasi mengenai perahu terbalik di Perairan Pangkajoang, tim rescue dari Pos Unit Siaga Sar Palopo segera kami berangkatkan untuk melaksanakan pencarian," kata Djunaidi.

Baca juga: Perahu Wisata Terbalik di Waduk Kedung Ombo Boyolali, 9 Hilang

Tim Basarnas bersama dengan warga setempat langsung melakukan pencarian dan akhirnya membuahkan hasil, meski duka harus ditanggung keluarga karena korban ditemukan dalam keadaan meningga dunia.

Djunaidi menyebut, pasca penemuan korban pada pukul 04.50 WIB, tim gabungan kemudian langsung mengevakuasi korban.

"Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga," tuturnya.

Djunaidi menyampaikan bahwa dengan ditemukannya korban maka operasi pencarian pun dinyatakan ditutup, dan tim gabungan ditarik kembali ke markas masing-masing.

Tak lupa, ia menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam operasi kemanusiaan itu.