Nenek 103 Tahun di AS Sembuh Lawan COVID-19

Liputan6.com, Jakarta Seorang nenek asal Massachusetts, Amerika Serikat berusia 103 berhasil sembuh dari COVID-19. Jennie Stejna merayakan kesembuhannya dengan meminta dibelikan bir dingin.

Cucu Jennie, Dave Stejna pun amat senang atas keberhasilan sang nenek berhasil sembuh dari virus Corona. "Dia memang sosok yang semangat dan ulet," kata Dave seperti mengutip laman NY Post, Jumat (29/5/2020).

Sekitar beberapa minggu lalu, Jennie mengalami demam ringan. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan rupanya nenek ini terinfeksi COVID-19. Selama 20 hari ia diisolasi dalam ruangan khusus untuk pasien COVID-19.

Saat mendengar bahwa sang nenek terinfeksi virus Corona, sesungguhnya keluarga sudah pasrah. Apalagi saat Jennie mulai kehilangan nafsu makan dan malas minum.

"Saat itu kami terus berharap, tapi siap juga dengan kemungkinan terburuk ketika ia sudah malas makan dan minum," tutur Dave.

Bahkan, sempat kondisi Jennie memburuk. Keluarga pun sempat menelepon untuk mengucapkan salam perpisahan. Bahkan saat ditanya apa sudah siap ke surga, dengan tegas menjawab, "Ya!," seperti dikutip Wicked Local Easton.

Pada 3 Mei, keluarga mengucapkan salam perpisahan lagi. Namun, siapa sangka keesokan harinya kondisi Jennie membaik. Dengan semangat ia mengatakan kepada keluarga, "Aku tidak sakit, ayo pulang dari sini."

 

Minta Bir Dingin

Usai dinyatakan negatif dari COVID-19 pada 13 Mei 2020, Jennie meminta merayakan dengan menenggak bir dingin. Sesaat sebelum pulang, perawat membekalinya dengan enam pack bir dingin.

"Ketika nenek menenggaknya, 'Ohh ini dingin. Amat nikmat bila diminum dingin'," kata Dave meniru sang nenek.

Menurut Dave dari kisah sang nenek, banyak pelajaran yang bisa dipetik. Salah satunya, bahwa Tuhan punya rencana, meskipun neneknya sudah lebih dari 100 tahun tapi tetap diperkenankan bisa melawan virus ini.