Nenek 70 Tahun di Malang Tewas Bersimbah Darah, Cucu Terluka Parah

Merdeka.com - Merdeka.com - Warga Dusun Mangisari, Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Malang, mendadak heboh, Selasa (7/6). Mereka dikejutkan dengan penemuan jasad nenek Worlin (70) yang tewas bersimbah darah, sedangkan cucunya Udin (17) terluka parah di bagian leher dan perut.

Belum ada informasi lengkap mengenai kejadian ini. Polisi masih melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP).

Warga awalnya mendapati Udin roboh di kawasan depan rumahnya. Dia bersimbah darah di samping kebun ketela pohon. Perut dan lehernya terluka.

Saksi mata, Tasim menceritakan, kondisi korban sudah sangat parah dan tidak dapat dimintai keterangan. Dari mulutnya hanya terdengar suara mengerang.

"Sudah tidak bisa bicara, mengerang, perutnya juga luka robek," jelas Tasim di lokasi kejadian .

Korban Luka Belum Mampu Berbicara

Tasim mengaku sedang menganyam bambu di samping rumahnya. Udin tiba-tiba datang dalam kondisi terluka, sekitar pukul 8.30 WIB. Seketika korban roboh tidak jauh dari lokasi.

"Saya tanya kenapa, apa bunuh diri. Tapi tidak bisa bicara," terangnya.

Tasim kemudian meminta tolong kepada tetangga sekitar untuk memberikan pertolongan. Tetapi tetangga sekitarnya sudah berangkat bekerja ke sawah dan tak menemukan orang.

Sementara nenek Worlin ditemukan di dalam rumah dengan kondisi terluka dan meninggal dunia.

Polisi Masih Olah TKP

Tim Inafis Polres Malang sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Mereka memasang garis polisi di sekitar rumah.

Jenazah nenek Worlin sendiri masih berada di dalam rumah. Sementara Udin dibawa ke rumah sakit.

Hingga saat ini belum didapatkan kronologi lengkap terkait kasus itu. Polisi juga belum memberikan keterangan. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel