Nenek Berusia 105 Tahun Ini Kian Pulih Usai Terpapar Virus Covid-19 Setelah Makan Ini

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Sembuh dari paparam Covid-19, nenek berusia 105 tahun asal New Jersey menyebutkan bahwa rahasia tubuhnya dapat lekas pulih adalah rutin konsumsi kismis. Lucia DeClerck, warga tertua yang tinggal di panti jompo tersebut sebelumnya dinyatakan positif virus covid-19 pada Januari, sehari setelah ia menerima dosis kedua dari vaksin Pfizer-BioNTech, kata Michael Neiman, administartor rumah tersebut kepada New York Times.

DeClerck akhirnya diisolasi selama dua minggu setelah di tes Covid-19 dan hasilnya positif, tetapi hanya menunjukkan sedikit gejala. Dalam dua minggu dia kembali ke kamarnya dengan mengenakan kacamata hitam dan topi rajut khasnya.

Kini, perempuan paruh baya tersebut sudah pulih seutuhnya. Ketika ditanya apa strateginya, DeClerck menjawab, "Doa. Doa. Doa. Satu langkah pada satu waktu, tidak ada makanan cepat saji," tuturnya.

Selain berdoa agar tubuhnya kuat melawan vius Covid-19 dan menghindari makanan cepat saji, DeClerck juga memiliki rutinitas khusus yang menjadi bagian dari program hidup sehatnya, yakni dengan makan sembilan kismis emas yang di rendam gin setiap pagi.

"Sembilan kismis sehari setelah disimpan selama sembilan hari," kata DeClerck.

Kebiasaan Unik

Kismis/ Unsplash - jocelyn morales
Kismis/ Unsplash - jocelyn morales

Bahkan cucu DeClerck, Shawan Laws O'Neil sempat dibuat aneh oleh kebiasaan unik dari sang nenek. "Kami hanya berpikir, Nenek, apa yang kamu lakukan? Ini gila. Sekarang dia menertawakan kami, dia telah mengalahkan semua yang datang padanya." kata cucunya.

DeClerck diketahui lahir pada tahun 1916 di Hawaii dari orangtua yang berasal dari Guatemala dan Spanyol. Semasa hidupnya, DeClerck telah melalui flu Spanyol yang mematikan, dua perang dunia, dan kematian tiga suami dan putranya. Tidak mengherankan mengapa nenek satu ini cukup kuat untuk menghadapi pandemi lainnya.

Penulis: Hilda