Nenek Simi Diserang Satwa Bertubuh Hitam di Riau

Bayu Nugraha, Bambang Irawan (Pekanbaru)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA bersama kepolisian mendatangi kediaman seorang nenek bernama Simi (64), di kawasan Desa Tanjung Air Hitam, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau. Kedatangan aparat keamanan ini terkait beredarnya kabar konflik satwa dengan manusia.

Awalnya sempat ramai diperbincangkan bahwa sang nenek diterkam harimau sumatera hingga terluka. Namun setelah mendengar kesaksian korban secara langsung, fakta di lapangan jauh berbeda.

"Bukan diserang harimau sumatera seperti yang beredar di luar. Korban diserang dari belakang seperti ada dorongan. Korban hanya melihat tubuh satwa warna hitam bukan harimau sumatera," kata Kapolsek Kerumutan Iptu Fajri kepada VIVA, Selasa, 2 Maret 2021.

Terkait peristiwa yang terjadi, BKSDA telah mendatangi lokasi perkebunan karet dan memasang kamera pemantau untuk memastikan satwa tersebut.

"Tim BKSDA sudah menangani masalah ini dan kita dari kepolisian mengimbau warga agar tidak melakukan aktivitas di area perkebunan sendirian," tegas Fajri.

Peristiwa serangan satwa terhadap korban terjadi, 27 Februari 2021 sekitar pukul 09.00 WIB. Korban bersama cucunya Habibi (20).

Ketika itu sang nenek hendak mengambil perangkap ikan di kanal. Sedangkan cucunya memotong karet. Saat itu, korban Simi tiba-tiba jatuh tertelentang usai diserang satwa dari arah belakang. Saat itu, korban hanya melihat tubuh satwa berwarna hitam.

Korban berteriak memanggil cucunya (saksi) tak jauh dari lokasi. Dari keterangan cucunya (Habibi), saat itu ia hanya melihat sosok hitam diantara semak belukar sekitar lokasi kejadian dan menghilang.

Terkait kejadian ini, aparat terkait telah turun ke lokasi untuk melakukan pemasangan kamera pemantau dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak memasang jerat atau jebakan satwa. Dari hasil medis, korban menderita luka lebam pada bagian kepala.

Baca juga: Cerita Menegangkan Pemburuan 2 Harimau Lepas dari Kandang Sinka Zoo