Neraca Pembayaran Indonesia Defisit US$ 2,5 miliar

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Merdeka.com
    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    MERDEKA.COM. Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menilai, sejak Presiden SBY mengeluarkan Instruksi Presiden No.15 Tahun 2011 tentang Perlindungan Nelayan, armada perikanan nasional justru bertumpuk di perairan kepulauan. …

TEMPO.CO, Jakarta- Bank Indonesia mengumumkan neraca pembayaran Indonesia defisit US$ 2,5 miliar pada triwulan kedua 2013. Nilai ini lebih kecil dibandingkan defisit pada triwulan sebelumnya yang mencapai US$ 6,6 miliar.

"Penurunan tersebut ditopang oleh transaksi modal dan finansial yang surplus," kata Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia Peter Jacobs di kantornya, Jumat, 16 Agustus 2013.

Sedangkan dari sisi transaksi berjalan, Peter menuturkan defisit justru meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya. Defisit transaksi berjalan pada triwulan kedua mencapai US$ 9,8 miliar atau sekitar 4,4 persen dari pendapatan domestik bruto. Nilai ini lebih besar dibandingkan dengan defisit di triwulan pertama yang bernilai US$ 5,8 miliar atau sebesar 2,6 persen dari PDB.

Peningkatan defisit ini disebabkan oleh dua hal yakni menyusutnya neraca perdagangan nonmigas dan melebarnya defisit neraca jasa dan pendapatan. Peter mengatakan surplus neraca perdagangan nonmigas menyusut lantaran impor bahan baku dan barang konsumsi yang meningkat menyusul historis konsumsi domestik yang selalu lebih tinggi tiap triwulan II. Selain itu, harga komoditas di pasar internasional yang masih rendah juga menyebabkan tertahannya perbaikan kinerja ekspor.

Peter mengatakan defisit neraca jasa melebar lantaran meningkatnya pembayaran jasa transportasi barang, meningkatnya impor, dan meningkatnya jumlah perjalanan masyarakat ke luar negeri saat liburan sekolah. Selain itu, neraca pendapatan juga mengalami defisit menyusul jadwal pembayaran utang luar negeri dalam waktu dekat. "Juga karena adanya transfer keuntungan ke investor asing.”

Seiring dengan defisit transaksi berjalan biasanya ditutup surplus pada neraca modal dan finansial. Triwulan ini, neraca modal dan finansial surplus.

Peter menyatakan transaksi modal dan finansial surplus senilai US$ 8,2 miliar. Perbaikan ini diakibatkan meningkatnya arus masuk investasi langsung asing yang mampu menutup defisit pada triwulan pertama yang mencapai US$ 0,3 miliar. "Keyakinan investor masih kuat," ujarnya.

LINDA HAIRANI

Terpopuler

 

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...