Neraka Dunia Buatan Mike Tyson untuk Korban Kecanduan Seksnya

Robbi Yanto
·Bacaan 2 menit

VIVA – Legenda tinju dunia, Mike Tyson dikenal sebagai pecandu seks. Tiada malam yang ia lewati tanpa ditemani wanita penghibur. Bahkan, pengakuannya ia pernah bercinta dengan 15 wanita sekaligus dalam semalam.

Pada masa jayanya dulu, 1985-2005 Tyson merupakan petinju yang sangat mengerikan. Pukulannya dahsyat, lincah namun emosinya terkadang meluap-luap hingga merugikan dirinya sendiri.

Salah satu buktinya adalah Tyson didiskualifikasi saat bertarung melawan Evander Holyfield. Tyson mengigit telinga Holyfield hingga sebagian kulitnya terkelupas.

Tak lama setelah kejadian, Holyfield segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Emosi meluap-luap Tyson bukan hanya terjadi di atas ring saja. Di kehidupan pribadi banyak juga yang menjadi korbannya.

Salah satunya adalah Robin Givens. Seorang model asal Amerika Serikat itu mengaku sangat tersiksa hidup bersama Tyson.

Ya, Robin merupakan wanita pertama yang ketahuan menjalin hubungan serius dengan Tyson. Mereka bertemu pada 1986 namun, namun Givens baru tampil di publik dan mengakui hubungan mereka pada 1988.

Awal-awal pertemuan, semua berjalan seperti biasa, layaknya sepasang kekasih yang dimabuk asmara. Givens pun mantap menerima pinangan Tyson pada tahun 1988.

Tragisnya, pernikahan itu hanya berselang satu tahun. Givens memilih bercerai dengan Tyson karena kehidupannya tak seindah pertama kali kenal dengan Tyson.

Givens sejatinya masih sangat mencintai Tyson. Namun, dia tak bisa bertahan karena merasa hidup di neraka.

"Mengerikan, seperti di neraka, lebih buruk dari yang saya bayangkan bisa bersama Mike Tyson," kata Givens, dikutip Sportbible.

"Aku mencintainya, cinta yang aku rasakan dulu untuk Michael masih aku rasakan hingga sekarang,” sambungnya.

Selain Givens, korban lainnya adalah mantan kontestan ajang kecantikan, Desiree Washington yang pernah menjadi korban pemerkosaan oleh Tyson.

Rekan dari Washington, Claudio Jordan mengungkap bagaimana perasaan Washington dan keluarganya dan kondisi setelah Washington di perkosa.

"Saya berbicara kepadanya untuk tetap di hotel, namun sehari setelahnya dia mengaku sudah diperkosa. Saya merasa bersalah dengan kejadian itu," kata Jordan.

"Ketika saya meneponnya, dia berkata 'saya pergi dengan Tyson semalam dan dia memperkosa saya'. Orang tua dari Washington mendengarnya. Ibunya histeris, ayahnya menangis. Itu kejadian menyedihkan, saya membawanya ke rumah sakit dan melakukan pemeriksaan," lanjut dia.