Nestapa SMA Negeri Favorit di Ciputat, Direndam Banjir Sejak Pandemi 2020

Merdeka.com - Merdeka.com - Kondisi memprihatinkan terjadi di lingkungan SMAN4 Tangerang Selatan, sebab banjir yang menggenangi area lapangan dan akses antar gedung di sekolah tersebut, terjadi hingga bertahun-tahun sejak tahun 2020 lalu

Ibni Afan, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN4 Tangsel, mengakui, kondisi banjir di SMAN4 Tangsel, baru terjadi di tahun 2020. Namun, hingga dua tahun ini, persoalan banjir yang menghantui sekolah tidak juga tertangani.

"Sejak sekolah berdiri tahun 1994 tidak pernah banjir. Baru tahun 2020 kemarin sekolah kami kebanjiran. Dan ini terjadi setiap kali hujan turun," jelas Wakil Kepala SMAN4 Tangerang Selatan, Ibni Afan, ditemui, Jumat (3/6).

Afan menerangkan, banjir yang menggenangi area sekolahnya terjadi setiap hujan turun mengguyur kawasan sekolahnya di komplek Pertamina, Pondok Ranji, Ciputat.

"Paling parah sampai 70 cm, kalau hujan biasa saja 30an cm dan itu baru surut setelah satu Minggu, kalau tidak diguyur hujan kembali dan kami tidak melakukan upaya apa-apa," ucap dia.

Sejak masa Pandemi dan PTM dilakukan secara daring, pihaknya telah berulang kali mengadukan persoalan itu, mulai dar tingkat RT, Kelurahan, Kecamatan dan Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangsel, namun hingga kini, belum ada penanganan yang memadai.

"Kunjungan untuk datang, memfoto kejadian sudah sering. Tapi belum ada aksi nyata. Hari ini ada petugas Kelurahan mau sedot air tapi buangnya kemana, karena pasti akan balik lagi ke sekolah ini airnya nanti," jelas dia.

Berharap, dengan kondisi yang terjadi saat ini, Pemkot Tangsel dan Pemprov Banten, bisa segera bertindak agar area lapangan dan akses antar gedung sekolah terbebas dari banjir, seperti sebelum tahun 2020 lalu.

"Harapan kami seperti itu, jangan sampai ada banjir lagi. Meski engga sampai masuk ke dalam kelas, ini sangat mengganggu aktivitas siswa. Belum ancaman kesehatan dengan adanya genangan berhari - hari seperti ini. Kini PTM telah full 100 persen, kami khawatir kesehatan dan keselamatan siswa terganggu," katanya. [rhm]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel