Netflix pastikan tindak pengguna yang berbagi kata sandi

·Bacaan 1 menit

Netflix memastikan akan menindak tegas pengguna yang berbagi kata sandi dengan pengguna lainnya yang tidak berasal dari satu rumah tangga.

Sebenarnya beberapa pasar yang disasar Netflix sudah mulai menindak beberapa pengguna yang membagikan kata sandinya namun sebentar lagi penindakan itu akan dilakukan secara merata dan global.

Mengutip GSM Arena, Kamis, hal itu dilakukan Netflix menyusul laporan keuangan terbarunya yang menunjukkan penurunan pelanggan yang membayar dan menyebabkan penurunan stok saham sekitar 35 persen.

Maka dari itu perusahaan berupaya untuk mengejar semua pelanggannya melakukan hal ini dan bisa jujur menggunakan layanan mereka.

Baca juga: Netflix tambahkan kategori film pendek berkat Pete Davidson

Menurut Netflix, sekitar 100 juta rumah tangga berbagi kata sandi dan semua itu adalah peluang yang terlewatkan karena perusahaan berpendapat bahwa ini adalah akar penyebab penurunan pelanggan berbayar pada kuartal pertama 2022.

Menurut perkiraannya, sekitar 200.000 pengguna meninggalkan platform atau memutuskan untuk bergabung dengan salah satu akun berbagi kata sandi.

Tentu saja, praktik berbagi kata sandi ada dalam spektrum.

Beberapa menggunakan kata sandi untuk sesekali menonton sementara yang lain menonton Netflix setiap hari.

Itu sebabnya beberapa akun tidak akan dimonetisasi tetapi layanan streaming pasti akan mencoba menindak mereka yang secara sistematis melanggar persyaratan layanannya.

Telah diproyeksikan bahwa platform akan kehilangan sekitar 2 juta pelanggan yang membayar selama kuartal berikutnya tetapi pertumbuhan pelanggan akan dilanjutkan pada paruh kedua tahun 2022.

Baca juga: Netflix-Exploding Kittens hadir Mei tahun ini

Baca juga: Netflix dituntut pengguna Rusia karena berhenti beroperasi

Baca juga: Netflix bawa opsi "two thumbs up" untuk permudah rekomendasi konten

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel