Netflix Rilis Trailer Film Dokumenter Legenda F1 Michael Schumacher

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Netflix merilis trailer perdana untuk film dokumenter biografi legenda Formula1 (F1) Michael Schumacher. Film bertajuk SCHUMACHER ini bakal diluncurkan di platform layanan streaming tersebut pada 15 September mendatang.

Film dokumentar ini menampilkan sejumlah wawancara bersama orang-orang terdekat Schumacher. Adapun, istri dari sang juara dunia tujuh kali Corinna berserta dua anaknya, Gina dan Mick, juga akan menjadi narasumber dalam karya ini.

Tak ketinggalan, ikon F1 yakni Sebastian Vettel, Ralf Schumacher, serta sejumlah pihak yang pernah bekerja bersama pria berusia 52 tahun tersebut di Benetton dan Ferrari juga bakal hadir.

Sejumlah footage yang belum pernah dilihat, wawancara yang tak pernah disiarkan, serta video dokumentasi rumahan, bakal dihadirkan Netlix dalam film SCHUMACHER.

Film dokumenter ini hanya dibuat bersama keluarga Schumacher akibat kondisi sang mantan pembalap yang masih menerima perawatan usai mengalami cedera otak serius ketika bermain ski delapan tahun silam.

Menampilkan Sisi Berbeda

Michael Schumacher berhasil menjadi juara dunia di tahun 1994 saat usianya 25 tahun, ketika itu Schumacher masih bersama tim Benetton. (AFP/Patrick Hertzog)
Michael Schumacher berhasil menjadi juara dunia di tahun 1994 saat usianya 25 tahun, ketika itu Schumacher masih bersama tim Benetton. (AFP/Patrick Hertzog)

Dikutip dari GiveMeSport, raksasa streaming asal Amerika tersebut mengeklaim pihaknya ingin menampilkan sisi berbeda dari Schumacher yang dirasakan penggemar, sekaligus menyajikan gambaran lebih personal tentang sang pembalap.

Film ini nantinya juga akan menyuguhkan perjalanan Schumacher menuju puncak, perjuangan dalam hal keuangan sebagai seorang anak saat karting, hingga langkahnya ketika melalui formula junior guna mencapai bagian teratas.

Lebih lanjut, adegan-adegan dalam film bakal memberi pengetahuan yang belum pernah dilihat penggemar soal kehidupan pribadi sang pembalap. Schumacher ditampilkan sebagai sosok yang berjuang melawan keraguan diri, kontroversi, dan ketidakpastian di tengah perjalanan menjadi pahlawan F1.

Terinspirasi

Mick Schumacher (tengah), anak dari legenda F1, Michael Schumacher, menjuarai balapan ketiga F4 Jerman seri Oschesleben, Senin (18/4/2016) dini hari WIB. (ADAC Motorsport)
Mick Schumacher (tengah), anak dari legenda F1, Michael Schumacher, menjuarai balapan ketiga F4 Jerman seri Oschesleben, Senin (18/4/2016) dini hari WIB. (ADAC Motorsport)

Dalam trailer, keluarga Michael Schumacher menggambarkan betapa terinspirasinya mereka dengan sosok sang pembalap. Corinna bahkan menyebut Schumacher sebagai seseorang yang amat kuat.

"Saya hanya merasa bahwa dia adalah seseorang yang istimewa. Saya pikir dia sangat kuat secara mental. Amat sangat kuat. Dia masih menunjukkan kepada saya betapa kuatnya dia setiap hari," ujar Corinna seperti dilansir dari GiveMeSport.

Sementara itu, putranya Mick yang saat ini menjadi bagian dari tim F1 Haas, mengungkapkan tekad yang telah diberikan ayahnya kepadanya.

“Ketika aku melihatnya (sang ayah), aku berpikir, aku ingin menjadi sepertinya,” tutur pembalap muda berusia 22 tahun tersebut.

Penulis: Melinda Indrasari

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel