Netizen China Ramai-Ramai Bela Seorang Gadis Lawan Orang Tuanya yang Matre

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang perempuan China bernama Zhang dituntut orang tua kandungnya sebesar USD 72 ribu atau Rp. 1,07 miliar karena menolak untuk belikan adik laki-lakinya sebuah apartemen. Perempuan berumur 29 tahun itu enggan membelikan apartemen sebab dia ditinggal orang tuanya sejak umur 2 tahun.

Dikutip laman South China Morning Post, Rabu (14/9), perempuan asal Guangzhou itu bahkan tidak menganggap ayah dan ibunya sebagai orang tua kandung, melainkan dia menganggap keluarga tantenya sebagai orang tua kandung. Zhang sendiri sama sekali tidak memiliki hubungan dengan orang tuanya.

Namun sejak Zhang membelikan apartemen untuk sepupunya, orang tuanya kembali muncul dan meminta agar dia membelikan adiknya apartemen. Zhang yang menolak pun akhirnya dibawa ke meja hijau oleh orang tuanya.

Pengadilan memutuskan Zhang tidak memiliki kewajiban untuk membelikan adiknya sebuah apartemen. Namun, karena Undang-Undang Perdata China menyatakan semua anak yang telah dewasa memiliki kewajiban hukum untuk menghidupi orang tua mereka, maka Zhang harus membayar uang yang dituntut orang tuanya.

Keputusan pengadilan itu menyulut kemarahan di seluruh China. Bahkan orang-orang China mengkritik sikap orang tua kandung Zhang di internet.

Salah seorang pengguna menulis, "Apakah mereka vampir? Sang ayah mengisap darah saudara perempuannya, dan sekarang dia dan istrinya ingin mengisap darah dari putri mereka."

"Sangat beruntung Zhang tidak tumbuh di keluarga asalnya. Mengerikan!" tulis pengguna lain.

"Saya mendukung Zhang yang menolak permintaan itu, jika tidak, itu akan menjadi kisah tragedi lainnya," tulis lainnya.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan [pan]