Netizen Kirim Pesan Keras ke PSSI dan Iwan Bule: Jangan Utak-atik Posisi Shin Tae-yong di Timnas Indonesia!

Timnas Indonesia Bakal Uji Coba 2 Kali pada September 2022, Tantang Tim 100 dan 120 Besar FIFA

Bola.com, Jakarta - Fans Timnas Indonesia Indonesia ramai-ramai menyampaikan pesan tegas ke PSSI dan sang ketua umum, Mochamad Iriawan atau Iwan Bule. Mereka mendesak PSSI atau Iwan Bule tidak mengutak-atik posisi pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

Desakan itu disuarakan netizen setelah Timnas Indonesia memastikan lolos ke Piala Asia 2023. Tiket masuk genggaman Skuad Garuda setelah pada laga terakhir Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023, Rabu (15/6/2022) dini hari WIB, melibas Nepal 7-0.

Shin Tae-yong menjadi salah satu aktor keberhasilan Timnas Indonesia lolos ke Piala Asia untuk kali pertama sejak 2007. Namun, fans resah karena PSSI sempat melontarkan wacana kontroversial tentang masa depan pelatih asal Korea Selatan.

Ketua PSSI sempat menyatakan akan mempertimbangkan Shin Tae-yong untuk menangani Timnas Indonesia U-19 yang akan berlaga di Piala Dunia U-20 2023. Posisi di Timnas Indonesia kemungkinan akan diserahkan kepada sosok lainnya.

Banyak warganet yang menolak keras wacana PSSI itu. Mereka ingin Shin Tae-yong tetap menangani Timnas Indonesia dan mendampinginya saat Piala Asia 2023.

Berikut ini bebera cuitan warganet tentang masa depan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia.

1. Tolong Dengarkan Bapak dan Ibu Pengurus PSSI

2. Shin Tae-yong Tetap di Timnas Indonesia Senior, yang Junior Cari Lainnya Saja

3. Perpanjang Masa Jabatan STY 3 Tahun Lagi

4. Minta Tolong Shin Tae-yong Jangan Diganti Ya

5. Tolong Dengarkan Suara Mayoritas

6. Jangan Ganggu STY

7. Kalau Shin Tae-yong Diganti Mending Demo

8. Pokoknya Pertahankan Shin Tae-yong

9. STY Harus Temani Timnas Indonesia di Piala Asia 2023

10. Kebangetan Kalau Utak-atik Posisi STY

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel