Netralisir Citra Negatif DPR di Masyarakat, Biro Pemberitaan Parlemen Tingkatkan Kualitas Layanan Publik

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Sebagai lembaga legislatif yang menjadi representasi rakyat Indonesia, DPR RI tidak pernah luput dari terpaan isu negatif. Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI bertugas untuk menyebarluaskan pemberitaan DPR RI agar masyarakat memiliki perspektif sekaligus citra yang lebih baik mengenai kinerja DPR RI.

Plt. Kepala Biro Pemberitaan Parlemen Djoko Hanggoro mengatakan fungsi biro pemberitaan parlemen untuk menyelenggarakan dukungan pemberitaan, pelayanan informasi, pengelolaan televisi dan radio.

Sesuai dengan roadmap reformasi birokrasi tahun 2020-2024, Biro Pemberitaan Parlemen DPR RI diberi amanat untuk meningkatkan kualitas layanan publik agar mampu menyesuaikan indikator spesifik dari pelayanan publik.

“Adapun rencana aksi yang akan dilaksanakan terkait dengan tugas dan fungsi biro pemberitaan parlemen yaitu penguatan kualitas pelayanan publik melalui pelayanan TV Parlemen dan Media Cetak, yang mana stakeholder utamanya adalah Anggota Dewan,” kata Djoko saat beraudiensi dengan Mahasiswa Magang Kampus Merdeka di Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (29/10/2021).

Dengan banyaknya citra negatif yang beredar di masyarakat, maka pemberitaan maupun tayangan yang diproduksi bertujuan untuk menyebarluaskan kegiatan-kegiatan positif Anggota DPR dengan harapan masyarakat mengetahui bahwa menjadi Anggota DPR bukanlah hal yang mudah. Dalam kegiatan yang dilakukan hybrid tersebut, dirinya menambahkan banyak hal yang dilakukan Biro Pemberitaan Parlemen untuk meningkatkan citra positif DPR RI, salah satunya dengan menetralisir citra negatif yang ada di berbagai media.

“Karena berita itu terkadang tidak berimbang, terkadang wartawan hanya memberitakan sisi negatifnya saja, tetapi sisi positifnya tidak ada yang diberitakan,” terang Djoko.

Ia melanjutkan, Biro Pemberitaan Parlemen juga perlu memberikan informasi terkait data statistik pemberitaan dan analisis dari berbagai media. Hal terakhir yang bisa dilakukan untuk meningkatkan citra positif DPR RI ialah dengan menyediakan data-data dan informasi strategis dalam hal interkonektivitas antar instansi terkait dengan distribusi DPR RI.

Melalui kegiatan ini, Djoko mengaku Program Magang Kampus Merdeka yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) ini merupakan program yang sangat berguna dalam mengenalkan serta meningkatkan pemahaman mengenai kegiatan DPR RI kepada generasi muda.

“Mereka bisa menyebarkan informasi yang di dapat disini di kampus mereka, dan program seperti ini sangat berguna sekali untuk meningkatkan komunikasi dan interaktif antara DPR RI dengan masyarakat terutama dalam komunikasi politik,” tutupnya.

(*)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel