Neuville Bernostalgia dengan Mobil Reli Pertamanya

Muhamad Fadli
·Bacaan 2 menit

Pria Belgia itu melakoni reli pertamanya bersama Daniel Arens sebagai navigatornya, di Rallye des Cretes pada 2007 lalu. Berdasarkan hasil keseluruhan, ia menyelesaikan kejuaraan nasional tersebut di urutan ke-12.

Peraih 13 kemenangan seri reli itu tidak melupakan begitu saja mobil yang telah membesarkan namanya.

Pada tahun lalu, ia kembali mengendarai Opel Corsa miliknya pada balapan yang sama. Sekarang, ia berhasil memacu mobil tuanya sehingga meraih kemenangan.

Namun, Neuville menegaskan Opel Corsa edisi ini tidak sepenuhnya persis seperti yang digunakannya pada 2007. Ia menegaskan ada banyak perubahan dalam kap mesin.

“Kami menemukan mesin untuk dipasangkan ke mobil itu. Itu mesin yang sangat langka dengan tenaga mencapai 210 tenaga kuda (hp), jadi terasa sangat cepat di awal,” kata Neuville kepada Speedweek.com.

“Kami juga membuat beberapa perubahan yang lain pada mobil itu. Tidak sepenuhnya sama seperti yang dahulu, mobil telah diperbarui.”

Baca Juga:

Reli Jalur Sutra 2021 Bakal Digelar Awal Juli Tahun Depan Hampir semua pereli top WRC tertarik kepada Citroen, kata Matton

Selain mesin, yang diubah oleh Neuville adalah mengkonversi ke transmisi sekuensial. Menggunakan Opel Corsa, Neuville mengikuti balapan di Legend Boucles de Bastogne, pada 2018 dan 2019.

“Saya menyukai reli ini,” kata Neuville. “Saya senang dengan suasana reli dan orang-orang di disana.

“Kami mengendarai Porsche 911 di sana pada 2017. Tetapi ketika saya kembali, saya berpikir untuk segera mengendarai mobil lama saya. Kami sangat senang menunjukkan kemampuan mobil itu kepada para penggemar.”

Opel Corsa GSi hanya digunakan oleh Neuville pada 2007. Di tahun berikutnya, ia memutuskan menggunakan Suzuki Swift dan Ford Fiesta ST.

Kemenangan reli pertamanya datang di Rally de Wallonie pada 2008. Dua tahun berikutnya, ia mengikuti FIA Junior WRC dengan menggunakan Citroen C2 R2 Max dan finis kedua di Reli Turki. Itu sebelum memiliki masalah dengan transmisi, yang memaksanya untuk mengakhiri balapan.

Sukses di FIA Junior WRC pertamanya didapatkan ketika Reli Bulgaria dan kemudian berhasil finis di podium ketiga pada Reli Prancis. Ia pun menyelesaikan musim di urutan ketujuh dengan perolehan 40 poin.

Pada 2014, Neuville memutuskan pindah dari M-Sport Ford ke tim pabrikan Hyundai yang belum lama berada di WRC. Setelah beradaptasi selama dua tahun, racer 32 tahun itu berhasil menunjukkan mentalitas juaranya.

Sejak 2016 hingga 2019, ia berhasil finis di urutan kedua dalam klasemen pembalap. Pada tahun ini, Thierry Neville dipastikan menyelesaikan musim di tempat ketiga lantaran gagal tampil konsisten ketika kejuaraan dimulai kembali.