NFL janjikan 250 juta dolar untuk perangi rasisme sistematis

Los Angeles (AFP) - Liga Sepak Bola Nasional (NFL), Kamis, menyatakan akan mengalokasikan 250 juta dolar AS selama 10 tahun ke depan untuk memerangi rasisme sistematis terhadap warga kulit hitam di Amerika Serikat.

Uang itu akan digunakan untuk membantu proyek-proyek kesetaraan sosial dan rasial serta memberikan akses lebih besar ke pendidikan dan peluang-peluang lain, kata liga ini dalam rilis berita.

"NFL menumbuhkan upaya-upaya keadilan sosial kami melalui total dana 250 juta dolar selama 10 tahun untuk memerangi rasisme sistemik dan mendukung perang melawan ketidakadilan yang sedang berlangsung dan bersejarah yang dihadapi warga Afrika-Amerika," kata liga.

"NFL dan klub-klub kami akan terus bekerja secara kolaboratif dengan para pemain NFL dalam mendukung program-program untuk menangani reformasi peradilan pidana, reformasi polisi, dan kemajuan ekonomi serta pendidikan."

Komitmen ini melewati hampir 90 juta dolar yang dijanjikan NFL pada 2017 selama tujuh tahun untuk tujuan keadilan sosial. Rencana itu adalah hasil negosiasi antara para pemilik NFL dan para pemain setelah protes lagu kebangsaan pimpinan Colin Kaepernick sepanjang musim 2016 dan 2017.

Komisioner NFL Roger Goodell yang mendeklarasikan "Black Lives Matter" dalam sebuah video pekan lalu dan sebuah posting di situs liga ini Kamis mengatakan bahwa NFL terbuka untuk bekerja sama dengan Kaepernick pada rencana baru itu.

"Akan luar biasa jika melibatkan Colin pada sejumlah kerja yang kami lakukan," kata seorang pejabat anonim. "Dia melakukan hal yang sangat berpengaruh. Melibatkan dia dengan cara tertentu akan luar biasa bagi kita. Ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk sampai ke titik itu. Kita tentu terbuka dan mau melakukan hal itu."

Kaepernick adalah pemain NFL pertama yang melancarkan protes pada 2016 dengan menolak berdiri tegak saat lagu kebangsaan AS diperdengarkan sebagai cara untuk menarik perhatian terhadap ketidakadilan rasial dan kebrutalan polisi.

Mantan quarterback San Francisco 49ers itu kemudian dicopot dari timnya pada awal 2017 dan sejak itu tidak bermain di NFL, kemudian diketahui diduga telah dilucuti oleh NFL. Kaepernick mencapai penyelesaian yang tidak diungkapkan dengan NFL pada 2019 dan menarik gugatannya.

Pekan lalu, setelah sekelompok pemain bintang Afrika-Amerika menuntut tindakan dari liga, Goodell mengatakan NFL salah karena tidak terlebih dahulu mendengarkan pemain dan mendorong para pemain untuk angkat bicara.

gph/js