Ngabalin Akui Kapolri Dua Kali Temui Jokowi di Istana, Bahas Pemecatan Ferdy Sambo

Merdeka.com - Merdeka.com - Tenaga ahli Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin mengakui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dua kali menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurut Ngabalin, pertemuan itu berlangsung di Istana Negara.

"Ah normal ah. Minggu kemarin dua kali, ini sudah dua kali, minggu yang lalu juga dua kal. Biasa saja Kapolri datang ke Istana," kata Ngabalin ditemui usai Rapat Kerja Daerah (Rakerda) partai Golkar DKI Jakarta di Jakarta Convention Center, Senayan, Minggu (28/8).

Dia mengatakan, pertemuan antara Kapolri dan Presiden Jokowi tersebut hal biasa. Namun pertemuan itu menjadi tak biasa di tengah kasus pembunuhan Brigadir J dilakukan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

"Cuma menjadi tidak biasa karena teman-teman melihat proses pemberhentian pemecatan FS, tapi pada prinsipinya biasa," kata dia.

Ngabalin mengakui saat Kapolri menemui Presiden Jokowi membahas soal pemecatan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

"Kemarin hari ini kan hari Sabtu. Kita separuh kerja di kantor, jadi saya juga belum komunikasi, tadi saya kontak tidak nyambung. Saya kira saya ingin memastikan itu karena saya yakin bisa sampaikan kepada kawan-kawan wartawan," ujar dia.

Mobil Kapolri Mendadak Merapat ke Istana

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendatangi Istana Negara, Jakarta, Jumat (26/8). Mobil Kapolri dan patwalnya terlihat terparkir di Gedung Kementerian Sekretariat Negara.

Namun, mobil Kapolri berpindah tempat sekitar pukul 16.57 WIB setelah rombongan konvoinya di potret oleh awak media. Sigit juga tidak terlihat.

Sementara, aktivitas Presiden Joko Widodo menghadiri acara Bravo-5 di kawasan Jakarta Utara. Pada sore harinya, Jokowi bertemu dengan relawan Plat K di Istana Kepresidenan.

Tidak ada dalam agenda resmi Presiden Jokowi bertemu dengan Kapolri Sigit pada hari ini. Sigit mampir ke istana sehari setelah menggelar sidang etik terhadap mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Diketahui, pada Kamis (25/8) kemarin Polri telah menggelar sidang etik terhadap Ferdy Sambo. Sidang memutuskan memberhentikan Sigit secara tidak hormat dari korps Bhayangkara. [gil]