Ngaku Kena PHK, Manusia Silver Wanita Menangis Ditangkap Satpol PP

Fikri Halim, Andrew Tito
·Bacaan 2 menit

VIVA – Soerang wanita yang menjadi manusia silver menangis saat diamankan petugas Satpol PP. Dia diamankan saat mengamen di perempatan Sunter Tanjung Priok Jakarta Utara, Kamis 25 Maret 2021.

Wanita berinisial T (22) ini mengaku dirinya baru di-PHK dari tempat kerjanya. Ia pun mengatakan, baru dua minggu menjadi manusia silver untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Saat sedang mematung menjadi manusia silver bersama teman prianya, tanpa diketahui tiba-tiba petugas Satpol PP datang dan menarik bajunya dari belakang. Sementara teman prianya berhasil kabur dari kejaran petugas.

Kemudian petugas Satpol PP pun menarik tangan T dan menepikannya di trotoar. Ia pun menangis tersedu-sedu hingga mengundang perhatian pengguna jalan.

"Saya cuma buat bantuin kontrakan mamah saya sumpah demi Allah, saya kan baru berhenti kerja pak. Jangan bawa saya pak nanti gimana pak," ujarnya sambil menangis di harapan petugas Satpol PP.

Beberapa petugas Satpol PP pun terus menenangkan dan meyakinkannya agar ikut dan naik ke atas mobil bak kursi untuk dilakukan pendataan di dinas sosial. Diketahui, T sebelumnya bekerja sebagai pelayan toko pakaian di kawasan Tanah Abang.

Namun, karena di-PHK, sudah dua minggu ini dirinya menjadi manusia silver untuk membantu orang tuanya membayar kontrakan rumah di kawasan Tanjung Priok. Saat diamankan Satpol PP, dalam kardus yang digunakan untuk meminta belas kasihan pada pengguna jalan berisi uang sekitar Rp20 ribu.

"Cuma segini pak dari pagi. Tadi sama temen cuma kenal di sini," ujarnya.

Setelah terus dibujuk petugas Satpol PP, akhirnya T bersedia ikut untuk dilakukan pendataan. Kasatpol PP Jakarta Utara, Yusuf Majid mengatakan, selain T, di hari yang sama, sebanyak 15 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) berhasil dijaring Satpol PP Jakarta Utara.

"Operasi kita lakukan humanis intinya adalah menyelamatkan mereka yang ada di jalan raya ini dari penyandang masalah sosial, Hari ini kita menjaring cukup banyak 15 PMKS, termasuk manusia silver," ujar Yusuf dikonfirmasi, Kamis, 25 Maret 2021.

Dikatakan Yuma sapaan akrabnya, operasi PMKS ini digelar serentak oleh Pemprov DKI Jakarta di seluruh wilayah Ibu Kota dan Kepulauan Seribu. Dalam operasi PMKS yang diberi nama asih asuh ini, Pemprov DKI juga melibatkan TNI dan Polri.