Nganggur Euy, Mantan Pemain Persikabo 1973 Cari Peruntungan di Turin

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Turin - Sejak tidak lagi membela Tira Persikabo, nama dari Persikabo 1973 di Liga 1 2019, Louise Parfait menjadi pengangguran. Gelandang berusia 31 tahun itu belum menemukan klub baru dalam kurun waktu dua tahun terakhir.

"Pada Februari 2020, saya kembali ke rumah saya di Kamerun. Saya sempat menerima tawaran dari klub Indonesia lain dan dari klub-klub di Jazirah Arab," kata Louise Parfait dalam wawancaranya dengan media Italia, Europa Calcio.

Ketika masih menimang-nimang proposal yang masuk, dunia malah diterjang pandemi COVID-19. Gara-gara itu, Louise Parfait terperangkap di Yaounde, Ibu Kota Kamerun.

"Saya mengevaluasi tawaran mereka dengan hati-hati. Namun kemudian, pandemi pecah dengan penutupan dan penangguhan perjalanan udara. Jadi lah saya terjebak di Yaounde," tutur Louise Parfait.

"Selain itu, kan semua kompetisi di dunia dihentikan akibat pandemi virus corona," jelas pemain yang merangkum 31 penampilan bersama Persikabo 1973 di Liga 1 2019 tersebut.

Setelah dua tahun berstatus free transfer, Louise Parfait masih berusaha untuk mencari klub yang mau meminangnya. Saat ini, mantan pemain Genoa itu berada di Turin, Italia. Demi menjaga kondisi, gelandang bertenaga kuda itu berlatih dua kali dalam sehari.

"Sekarang saya di Turin. Saya tidak punya agen. Tapi saya berlatih dua kali sehari," terang pemain kelahiran 6 Juli 1990 ini.

Masih Mau Main

Gelandang Tira Persikabo, Essengue Parfait, berebut bola dengan gelandang Persela Lamongan, Sugeng Efendi, pada laga Liga 1 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (16/12). Kedua klub bermain imbang 1-1. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)
Gelandang Tira Persikabo, Essengue Parfait, berebut bola dengan gelandang Persela Lamongan, Sugeng Efendi, pada laga Liga 1 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (16/12). Kedua klub bermain imbang 1-1. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Sudah dua tahun tidak bermain sepak bola, semangat Louise Parfait belum hilang. Pemain berpstur 175 cm itu menjamin kualitasnya tidak berbeda jauh ketimbang dua tahun lalu.

"Tentu saja saya masih mau bermain. Saya berusia 31 tahun dan saya masih bisa melakukan apa yang saya lakukan," ucap Louise Parfait.

"Berlatih secara individu berbeda dengan berlatih dalam tim. Tetapi secara fisik saya baik-baik saja," papar pemain yang pernah membela Lecce pada 2013 itu.

Alumnus Serie A

Gelandang Semen Padang, Flavio Junior, berebut bola dengan gelandang Tira Persikabo, Parfait Essengue, pada laga Shopee Liga 1 di Pakansari, Bogor, Jumat (267/9). Tira Persikabo bermain imbang 1-1 atas Semen Padang. (Bola.com/Yoppy Renato)
Gelandang Semen Padang, Flavio Junior, berebut bola dengan gelandang Tira Persikabo, Parfait Essengue, pada laga Shopee Liga 1 di Pakansari, Bogor, Jumat (267/9). Tira Persikabo bermain imbang 1-1 atas Semen Padang. (Bola.com/Yoppy Renato)

Rekam jejak Louise Parfait sebenarnya lumayan baik. Pemilik tiga caps bersama Timnas Kamerun U-20 itu pernah berlabel sebagai pemain Serie A pada 2008/2009 ketika masih membela Genoa.

Louise Parfait tidak pernah dimainkan, tapi tiga kali masuk daftar susunan pemain (DSP) Genoa ketika melawan Cagliari, Chievo Verona, dan Lecce.

Selain Genoa, Louise Parfait juga pernah melanglang buana di Liga Italia dengan memperkuat sejumlah klub antara lain Piacenza, Cesena, dan Lecce.

Louise Parfait bercerita mengapa memilih untuk menetap di Italia sembari mencari peruntungan baru dalam karier sepak bolanya.

"Saya tidak akan pernah melupakan Genoa yang membawa saya ke Italia. Bagi kami anak-anak Afrika, bermain di Italia adalah mimpi sejak kecil," kata Louise Parfait.

"Dari Yaounde, saya selalu mengikuti kompetisi di Italia. Italia adalah negara kedua saya dan akan selalu menjadi tempat yang istimewa bagi saya," imbuhnya.

Sumber: Europa Calcio

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel