Ngeri, Iran Bakal Hidupkan Lagi Mendiang Jenderal Soleimani

Radhitya Andriansyah

VIVA – Tak perlu disangsikan lagi jasa seorang Mayor Jenderal Qassem Soleimani, mantan Panglima Garda Revolusi Iran (IRGC). Jutaan rakyat Iran akan selalu mengenang sosok Soleimani, yang tewas akibat serangan drone Amerika Serikat awal tahun ini.

Soleimani adalah sosok perwira militer yang cukup dekat dengan rakyat Iran. Oleh sebab itu, saat mendengar kabar sang jenderal tewas oleh serangan musuh rakyat Iran begitu terpukul, sedih, dan murka.

Serangan drone yang dilancarkan ke iring-irngan kendaraan militer Iran, membuat nyawa Soleimani melayang. Soleimani menghembuskan nafas terakhirnya di dekat Bandara Internasional Baghdad, Irak, 3 Januari 2020.

Atas jasa-jasanya kepada IRGC dan Republik Islam Iran, Soleimani akan "dihidupkan" kembali. Menurut laporan Al-Masdar News, Komandan Angkatan Laut Garda Revolusi Iran(NEDAJA), Komodor Ali-Reza Tangsiri, mengonfirmasi akan mengabadikan nama Soleimani untuk kapal perang baru yang tengah dirancang.

Selain nama Soleimani, Wakil Panglima Unit Mobilisasi Umum (Hashd Al-Sha'bi), Abu Mahdi al-Muhandis. Nama al-Muhandis juga akan diabadikan sebagai nama kapal perang. Al-Muhandis  juga meninggal dunia di hari dan tempat yang sama dengan Soleimani.

Kepastian pemberian nama kapal perang baru Iran dinyatakan Tangsiri saat memimpin upacara penyerahan kapal perang baru kepada Angkatan Laut Garda Revolusi Iran.

112 kapal perang baru akan menambah kekuatan armada militer Garda Revolusi Iran di tengah ketegangan dengan Amerika Serikat dan Israel. Seperti yang diketahui, belasan kapal perang Iran melakukan manuver berbahaya ke arah armada laut AS di Selat Hormuz, Maret lalu.