Ngeri! Kamar Hotel Bintang World Superbike Diserang Serangga sampai Ular Kaki Seribu

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Scott Redding jadi salah satu pembalap World Superbike yang rajin mengunggah aktivitas selama mengikuti rangkaian balapan di Sirkuit Mandalika, akhir pekan ini.

Terbaru, pada hari Kamis (18/11/2021), eks pembalap MotoGP ini membuat Instagram Story yang memperlihatkan kamar mandi hotelnya diserang seekor serangga.

"Apa itu? Jangan buat aku melompat," kata Scott Redding saat mencoba menyentuh seekor serangga menggunakan botol minuman. Karena tidak bergerak, Redding pun berpikir binatang tersebut telah mati.

Tidak sampai di situ, tidak berselang lama setelah unggahan seekor serangga, Scott Redding turut membuat Instagram Story kini giliran cacing seperti kaki seribu atau luwing yang menganggu di kamarnya.

Menariknya Scott Redding yang datang ke Sirkuit Mandalika bersama sang tunangan, Jacey Hayden menutup kaki seribu itu dengan sebuah gelas.

Meskipun begitu, Scott Redding dan tunangan jadi sosok yang paling menikmati momen balapan di Sirkuit Mandalika.

Bocah Penjual Gelang

Pebalap Inggris, Scott Redding (kanan) saat masih mengikuti MotoGP. (EPA/Noushad Thekkayil)
Pebalap Inggris, Scott Redding (kanan) saat masih mengikuti MotoGP. (EPA/Noushad Thekkayil)

Sebelumnya aksi Scott Redding dan tunangan di media sosial sempat viral ketika berinteraksi dengan bocah penjual gelang di pantai sekitar Sirkuit Mandalika.

Pada Rabu (17/11/2021), Redding kedapatan bersantai di pantai. Lewat unggahan di Instagram pribadinya, pembalap Aruba.it Racing - Ducati tersebut juga bercerita jika dirinya bertemu seorang anak penjual gelang.

Redding pun menyebut anak tersebut menawarkan gelang kepadanya. Akan tetapi, rider asal Inggris itu menolak karena tak gemar memakai asesori gelang.

Meski begitu, keduanya justru membicarakan kehidupan. Sang anak pun menceritakan kepada Scott Redding betapa senangnya belajar di sekolah, terutama mempelajari Bahasa Inggris.

"Ini bukan soal uang, melainkan soal prinsip. Aku bertemu anak muda berusia 14 tahun hari ini di pantai, yang dengan baik bertanya apakah aku mau membeli gelang. Kubilang padanya, 'Maaf, namun aku tak pakai gelang dan aku tak punya uang tunai'," kisah Redding yang juga mantan pembalap MotoGP itu.

"Dia tak memaksaku membeli gelangnya seperti kebanyakan orang yang mencoba menjual sesuatu padamu. Malahan, ia memulai obrolan dengan membicarakan sekolahnya."

"Dia sangat menikmatinya dan berpikir sekolah menyenangkan. Ia menjelaskan, ketika tak sekolah, ia mencoba mencari uang dengan menjual gelang-gelang ini," lanjut Scott Redding di akun Instagram-nya.

Redding Berikan Wejangan untuk Sang Bocah

Pembalap MotoGP Scott Redding berpose dengan motor listrik mini saat acara jumpa pers jelang MotoGP Jepang di sirkuit Twin Ring Motegi, Jepang (12/10). (AP Photo / Shizuo Kambayashi)
Pembalap MotoGP Scott Redding berpose dengan motor listrik mini saat acara jumpa pers jelang MotoGP Jepang di sirkuit Twin Ring Motegi, Jepang (12/10). (AP Photo / Shizuo Kambayashi)

Meski begitu, Redding berjanji pada anak tersebut untuk menemuinya lagi untuk memberikan uang. Redding pun menepati janjinya.

Rider yang kini tengah duduk di peringkat ketiga di klasemen WorldSBK itu tak membeli gelang sang anak, namun tetap memberinya sejumlah uang. Dia pun berpesan kepada anak tersebut untuk rajin ke sekolah dan juga belajar Bahasa Inggris.

"Kubilang padanya, 'Kuberitahu, kawan. Aku akan santai sedikit dan nanti aku akan ambil uang tunai untuk gelangmu.' Ia bilang, 'Janji, ya?' Jadi, kubilang, 'Tentu.' Tiga jam kemudian aku kembali dengan uang tunai. Saat kupanggil namanya di pantai, ia datang dengan senyuman di wajah dan membawa gelang-gelang di tangannya," tutur Redding.

"Aku hanya ingin berbagi kisah kecil ini sebagai pengingat untuk menepati janjimu dan aksi kebaikan sekecil apa pun takkan pernah terlalu kecil. #kindness #life #Indonesia," pungkasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel