Ngeri, Tentara Rusia Ditembaki Pasukan Misterius di Nagorno-Karabakh

Radhitya Andriansyah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kabar tak sedap datang dari Nagorno-Karabakh (Artsakh) pasca berakhirnya Perang Armenia-Azerbaijan. Sejumlah pasukan Angkatan Bersenjata Federasi Rusia (VSRF) yang bertugas sebagai penjaga perdamaian, disergap dan ditembaki kelompok misterius.

Menurut laporan yang dikutip VIVA Militer dari Avian.pro, serangan yang dilancarkan terhadap pasukan penjaga perdamaian Rusia terjadi di wilayah Aghdam. Muncul dugaan, pihak yang menyerang pasukan Rusia adalah tentara bayaran Turki yang belum sepenuhnya meninggalkan Nagorno-Karabakh.

Akan tetapi, menurut kabar lain yang diperoleh VIVA Militer dari BulgarianMilitary.com, penyerangan terhadap pasukan perdamaian Rusia dilakukan oleh tentara pemberontak Pasukan Pertahanan Artsakh (Nagorno-Karabakh).

Tentara pemberontak Artsakh jadi salah satu pihak yang dicurigai melakukan serangan terhadap pasukan Rusia. Pasukan yang berada di bawah komando Mayor Jenderal Kamo Vardanyan, diyakini menolak untuk mematuhi kesepakatan perdamaian yang ditandatangani oleh Armenia, Azerbaijan, dan Rusia.

Pasukan Pertahanan Artsakh diyakini juga belum menarik sejumlah personelnya dari wilayah konflik Nagorno-Karabakh, dan malah menyembunyikannya.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui identitas kelompok yang menyerang pasukan penjaga perdamaian Rusia. Selain itu, belum diketahui juga berapa jumlah korban jiwa maupun luka-luka yang muncul akibat insiden ini.

Hingga saat ini juga, otoritas Rusia belum memberikan pernyataan resmi terkait serangan kelompok misterius yang menyasar pasukannya. Pun dengan Armenia dan Azerbaijan, yang masih bungkam dalam menyikapi masalah ini.

Armenia dan Azerbaijan akhirnya sepakat untuk berdamai setelah terlibat konflik bersenjata yang pecah sejak 27 September 2020. Pada 10 November 2020, atas inisiasi Presiden Rusia, Vladimir Putin, akhirnya Perang Armenia-Azerbaijan bisa dihentikan dengan perjanjian damai.

Sebagai bentuk komitmennya menjaga perdamaian Armenia-Azerbaijan, Angkatan Bersenjata Federasi Rusia mengerahkan hampir 2 ribu personelnya ke Nagorno-Karabakh. Ribuan pasukan ini bertugas untuk menjaga perdamaian di kawasan tersebut.