Ngobrol Seru BRI Liga 1: Syamsir Alam dan 5 Kelompok Suporter Bercerita tentang Sepak Bola Indonesia

Bola.com, Jakarta - Ngobrol Seru BRI Liga 1 edisi ketiga telah usai. Narasumber yang terdiri dari Syamsir Alam dan lima kelompok suporter bercerita tentang sepak bola pasca-pandemi COVID-19.

Lima perwakilan pendukung yang diundang ke Ngobrol Seru BRI Liga 1 adalah The Jakmania, Boys of RANS, Pasoepati, Tretan Dhibik, dan Persikmania.

The Jakmania adalah militan Persija Jakarta, Boys of RANS dari RANS Nusantara FC, Pasoepati dari Persis Solo, Tretan Dhibik dari Madura United, dan Persikmania dari Persik Kediri.

Ngobrol Seru BRI Liga 1 berlangsung secara virtual pada Selasa (6/9/2022) pukul 15.00-16.30 WIB yang dipandu oleh Rendra Soedjono.

Kisah Syamsir Alam

Syamsir Alam (Bola.com/Arief Bagus)
Syamsir Alam (Bola.com/Arief Bagus)

Syamsir Alam, misalnya, yang kembali bermain sepak bola dengan bergabung bersama RANS Nusantara FC setelah vakum selama lima tahun.

Syamsir Alam sempat banting setir ke dunia entertainment sebagai bintang sinetron dan presenter sebelum kembali ke dunia yang membesarkan namanya.

"Ketika saya bermain sepak bola, saat menendang bola di lapangan, semua masalah hilang," ujar Syamsir Alam.

"Meski kondisinya saya belum pernah dimainkan hingga pekan kedelapan BRI Liga 1 2022/2023, i'm fine," tutur Syamsir Alam.

Kembali ke Tribune

Suporter Persija Jakarta, The Jakmania, memberikan dukungan saat melawan Becamex Binh Duong pada laga Piala AFC di SUGBK, Jakarta, Selasa (26/2). Kedua klub bermain imbang 0-0. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)
Suporter Persija Jakarta, The Jakmania, memberikan dukungan saat melawan Becamex Binh Duong pada laga Piala AFC di SUGBK, Jakarta, Selasa (26/2). Kedua klub bermain imbang 0-0. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Pelatih RANS Nusantara FC, Rahmad Darmawan belum pernah sekali pun menurunkan Syamsir Alam di BRI Liga 1. Pemain berusia 30 tahun itu hanya sempat lima kali duduk di bangku cadangan.

"Selama masih bisa berlatih dan menendang bola, saya senang saja. Ini hidup saya," imbuh mantan penyerang Timnas Indonesia U-16 itu.

Lima kelompok suporter BRI Liga 1 juga bercerita tentang kondisi sepak bola Indonesia yang sudah bisa dihadiri suporter dan persaingan di musim ini.

"Kami bangga sekali bisa kembali ke tribune untuk mendukung kesebelasan masing-masing meski masih dibatasi 75 persen dari kapasitas stadion," jelas Larico Ranggamone, perwakilan dari The Jakmania.

"Di musim ini, kami memperkirakan Madura United masih akan seperti musim-musim sebelumnya. Namun, dengan sejumlah rekrutmen tidak terduga, ternyata bisa membuktikan. Itu yang membuat kami bangga," papar Sahid dari Tretan Dhibik.

Madura United Berkuasa

Dua pemain asing Madura United, Cleberson dan Lulinha merayakan hasil positif saat menahan imbang Persebaya Surabaya, Minggu (14/8/2022). (Bola.com/Wahyu Pratama)
Dua pemain asing Madura United, Cleberson dan Lulinha merayakan hasil positif saat menahan imbang Persebaya Surabaya, Minggu (14/8/2022). (Bola.com/Wahyu Pratama)

Madura United secara mengejutkan menjadi penguasa klasemen sementara BRI Liga 1 dengan 19 poin hasil dari enam kemenangan, sekali seri, dan sekali kalah.

"Kami bersyukur bisa kembali ke tribune. Namun, kami terjekut karena dengan skuad yang notaben pemain-pemain bagus, kami masih terseok-seok di klasemen," ucap Isna dari Pasoepati.

Persis Solo memang masih tertatih-tatih di BRI Liga 1. Tim berjulukan Laskar Sambernyawa itu baru mampu menduduki peringkat ke-15 dengan tujuh poin dari dua kemenangan, sekali seri, dan lima kali kalah.

Unek-Unek Suporter

Sementara, Boys of RANS terbilang masih bau kencur di dunia suporter Indonesia karena baru terbentuk setelah RANS Nusantara FC eksis pada musim lalu.

"Kami melakukan pendekatan ke teman-teman yang tidak punya opsi. RANS Nusantara FC menjadi opsi terakhir untuk menjadi tim idola," imbuh Bagus dari Boys of RANS.

Perwakilan Persikmania, Widodo mengungkapkan unek-uneknya terkait keterpurukan Persik Kediri yang terdampar di dasar klasemen BRI Liga 1.

"Saya masih optimistis karena masih ada 26 partai. Harus ada secepatnya komunikasi manajemen dengan suporter untuk mengakhiri drama, baik di manajemen dan Persikmania," papar Widodo.

Persaingan BRI Liga 1