Ngompol Ternyata Bikin Hubungan Seksual Terganggu

·Bacaan 2 menit

VIVA – Inkontinensia urine adalah kondisi ketika seseorang sulit menahan buang air kecil, sehingga jadi mengompol. Meskipun biasanya bukan merupakan kondisi yang berbahaya, inkontinensia urine dapat berdampak pada orang tersebut, termasuk untuk urusan hubungan seksual.

Gangguan ngompol diketahui dapat memengaruhi kualitas hubungan seksual khususnya pada pasangan muda. Hal ini diungkapkan oleh Divisi Geriatri Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM, Prof. Dr. dr. Siti Setiati, Sp.PD, KGer, M.Epid.

"Ada beberapa kasus yang terjadi pada muda iya betul sampai tidak berhubungan seksual. Karena ada masalah kalau mau berhubungan ngompol muncul. Pada lansia hampir tidak pernah mendapatkan kasus," kata dia dalam virtual conference, Kamis 19 Agustus 2021.

Lebih lanjut, Ketua Perkumpulan Kontinensia Indonesia (PERKINA), Prof. dr. Harrina Erlianti Rahardjo, SpU (K), PhD menjelaskan dalam beberapa penelitian menunjukkan bahwa gangguan ini bisa mempengaruhi kualitas hubungan seksual. Lantaran ketakutan wanita akan terjadinya mengompol saat berhubungan seksual.

"Jadi ketakutan terjadinya ngompol saat berhubungan seksual itu membuat akhirnya terjadi gangguan-gangguan keinginan untuk berhubungan seksual belum sudah takut, malu kalau ngompol sehingga desirenya terganggu," ujar dia.

Selain itu, gangguan tersebut juga bisa memengaruhi fase rangsangan pada wanita dalam hubungan seksual.

"Ada proses perangsangan yang normal pada perempuan itu kalau misalnya seseorang ngompol kemudian terganggu akibat ngompol terjadi infeksi saluran kemih kemudian kulitnya mulai iritasi juga bisa mengganggu proses perangsangan. Apalagi kalau fase orgasme itu beberapa penelitian di beberapa fase hubungan seksual pada perempuan sangat mempengaruhi kejadian mengompol ini," kata dia.

Tidak sampai di situ, gangguan tersebut juga bisa menyebabkan rasa nyeri sehingga berpengaruh pada siklus seksualnya seperti terganggunta hasrat seksual atau libido.

"Gangguan nyeri, kalau terjadi mengompol kemudian terjadi infeksi di area kewanitaannya itu bisa nyeri saat berhubungan seksual itu bisa berpengaruh pada siklus seksualnya. libidonya terganggu, ga mungkin terangsang lagi, nyeri harus diputus keadaan mengompol," kata dia.

Di sisi lain, jika dari sisi pria, gangguan ini bisa juga memengaruhi kehidupan seksual mereka secara tidak langsung seperti wanita.

"Meskipun tidak berhubungan langsung pada orang yang mengalami gangguan Lower Urinary Tract Symptoms (LUTS) bertambahnya umur bertambah tinggi dan gangguan ereksi makin tinggi tetapi tidak harus berhubungan langsung seperti pada wanita yang sangat jelas," kata Departemen Medik Urologi FKUI-RSCM, Dr. dr. Nur Rasyid, SpU (K).

Nur Rasyid melanjutkan, namun pria pada kelompok overflow incontinence yang dapat merasakan secara langsung dampak dari gangguan ngompol terhadap kehidupan seksual mereka.

"Biasanya hanya pada kelompok overflow incontinence yang bisa mengganggu fungsi seksualnya secara langsung jadi kandung kemih kencing saat aktivitas seksual tertekan baru keluar," kata dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel