Nia Ramadhani & Ardi Bakrie Bebas Usai MA Anulir Vonis 1 Tahun Diganti Rehabilitasi

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Selebritas Nia Ramadhani dan suaminya, Ardi Bakrie dinyatakan bebas pada 29 Maret 2022 lalu. Hal itu setelah upaya banding atas vonis 1 tahun PN Jakarta Pusat dikabulkan Mahkamah Agung dengan No.34/PID.SUS/2022/PT DKI.

Putusan banding itu menghapus putusan tingkat I di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat tanggal 11 Januari 2011 Nomor 770/Pid.Sus/PN Jkt Pst mengenai amar putusan pada angka 2.

Berikut bunyi amar putusan MA dikutip merdeka.com:

"Menyatakan terdakwa I Zen Vivanto, terdakwa II Ramadhania Ardiansyah Bakrie, Terdakwa III Anindra Ardiansyah Bakrie telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penyalahguna narkotika Golongan I bagi diri sendiri yang dilakukan secara bersama-sama."

"Memerintahkan para terdakwa menjalani pengobatan dan/atau perawatan melalui rehabilitasi medis dan sosial di Lembaga Rehabilitasi Fan Campus Cisarua, Kabupaten Bogor masing-masing selama 8 bulan yang dihitungkan seluruhnya dengan masa rehabilitasi yang sudah dijalani para terdakwa."

Dikonfirmasi terpisah, kuasa hukum Nia-Ardie, Wa Ode Nur Zainab mengatakan jika dihitung, waktu rehabilitasi 8 bulan yang dimaksud dalam putusan MA jatuh pada 10 Maret 2022.

"Sedangkan putusan itu 29 Maret artinya keputusan itu sudah melewati delapan bulan," kata Wa Ode.

Namun, katanya, jika disebutkan bulan, berarti waktu delapan bulan tetap di Bulan Maret.

"Karena Maret itu kan dari tanggal 1 sampai 30. Artinya enggak salah juga dibilang delapan bulan, tetap bebas di bulan Maret," katanya.

Kasus Narkoba

Nia Ramadhani dan Ardie Bakrie beserta Zen Vivanto, sopir pribadi keduanya terjerat kasus penyalahgunaan narkotika pada Juli 2021 lalu.

Nia dan Zen digelandang polisi di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Dari keduanya, polisi menyita sabu seberat 0,78 gram dan alat pengisap sabu alias bong.

Tidak berapa lama, Ardi Bakrie disebut menyerahkan diri ke kantor polisi. Dalam persidangan di PN Jakarta Pusat, ketiganya divonis 1 tahun penjara.

Dalam perjalanannya, mereka banding ke Mahkamah Agung yang akhirnya diganti dengan 8 bulan rehabilitasi. [rhm]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel