Niat Mandi Wajib dan Cara Mandi Wajib

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Mandi wajib atau mandi junub adalah istilah yang digunakan untuk kegiatan mandi untuk menyucikan diri usai berjimak, haid dan nifas ini merupakan bagian dari thaharah agar tubuh kembali suci untuk beribadah.

Tata cara mandi junub usai berjimak, haid dan nifas ini sebenarnya tidak banyak berbeda dengan mandi biasa. Yang membedakan tata cara mandi junub usai berjimak dengan mandi biasa adalah adanya kewajiban membersihkan kemaluan dan berwudu sebelum mandi.

Dalam tata cara mandi junub usai berjimak, haid dan nifas sebaiknya membaca niat mandi junub. Berikut ini niat mandi junub yang sebaiknya dibaca.

Niat Mandi Junub Usai Hubungan Intim

Ilustrasi/copyright shutterstock.com
Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Inilah bacaan niat mandi junub setelah hubungan intim.

"Bismillahirahmanirahim nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbar minal janabati fardlon lillahi ta'ala."

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari jinabah, fardlu karena Allah Ta'ala."

Niat Mandi Junub Usai Haid

Sementara bagi kaum perempuan, sebaiknya membaca dan menghafalkan niat mandi junub usai haid sebagai berikut:

" Bismillahi rahmani rahim nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbar minal haidi fardlon lillahi ta'ala."

Artinya: " Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari haid, fardlu karena Allah Ta'ala."

Niat Mandi Junub Usai Nifas

Berikut adalah doa niat mandi junub setelah nifas bagi perempuan:

" Bismillahi rahmani rahim nawaitu ghusla liraf'il hadatsil akbar minan nifasi fardlon lillahi ta'ala."

Artinya: " Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari nifas, fardlu karena Allah Ta'ala."

Cara Mandi Wajib

Ilustrasi/copyright shutterstock.com
Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Tata cara mandi junub usai berjimak bagi pria, serta haid untuk perempuan pada dasarnya sama saja. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah garis besar tata cara mandi junub usai berjimak, haid dan nifas sesuai tuntunan agama Islam.

1. Membaca doa niat mandi junub. Membaca doa niat mandi junub hukumnya wajib. Doa niat mandi junub inilah yang membedakannya dari mandi biasa. Cara membaca doa niat mandi junub ini bisa dalam hati atau bersuara.

2. Mencuci tangan sampai 3 kali. Hal ini bertujuan agar tangan bersih dan terhindar dari najis.

3. Membersihkan bagian tubuh yang dianggap kotor dan tersembunyi menggunakan tangan kiri. Bagian tubuh yang biasanya kotor dan tersembunyi tersebut adalah bagian kemaluan, dubur, bawah ketiak, pusar dan lain–lain.

4. Mengulangi mencuci kedua tangan. Setelah membersihkan bagian tubuh yang kotor dan tersembunyi, tangan perlu dicuci ulang. Caranya mengusap-usapkan tangan ke tanah/tembok kemudian dibilas air langsung atau dicuci dengan sabun baru disiram air.

5. Berwudu. Setelah itu berwudu seperti tata cara wudhu saat akan melakukan sholat.

6. Menyela pangkal rambut dengan jari-jari yang sudah dicelup ke air sampai menyentuh bagian kulit kepala.

7. Membasahi kepala dengan mengguyurnya tiga kali hingga seluruh permukaan pada kulit dan rambut basah oleh air.

8. Membasahi tubuh secara merata dengan mengguyurnya dari ujung rambut hingga ujung kaki, dimulai dari bagian kanan terlebih dahulu kemudian bagian kiri.

Saat melakukan rangkaian tata cara mandi junub, pastikan juga lipatan kulit atau area mana saja dari tubuh yang tersembunyi ikut dibersihkan. Demikianlah niat dan tata cara mandi junub usai berjimak, haid dan nifas yang benar sesuai tuntunan agama Islam. Semoga bermanfaat.

Sumber: Dream.co.id

#ElevateWomen