Niat Mulia di Balik Teriakan Shin Tae-yong ke Pemain Timnas Indonesia

·Bacaan 1 menit

VIVA – Sejak pertama kali kedatangannya pada akhir Dsember 2019 lalu, Shin Tae-yong sering mengkritik pemain Timnas Indonesia. Mulai dari kondisi fisik hingga kebiasaan pemain Indonesia yang lelet saat akan berlatih.

Saat di pinggir lapangan memimpin latihan, Shin Tae-yong juga kerap berteriak. Apalagi pada pemain yang tidak menjalankan instruksinya.

Namun di balik itu, Shin Tae-yong punya niat mulia. Semuanya tak lain untuk kemajuan pemain-pemainnya.

Juru taktik asal Korea Selatan itu mengatakan, kritik yang ia ucapkan bukan tanda dirinya sedang marah. Justru, ucapan itu untuk membangun mental para pemainnya.

"Ada kekurangan di semua aspek Timnas Indonesia. Para pemain kurang memiliki kemampuan. Mereka juga kurang ngotot ketika merebut bola dari pemain lawan," kata Shin Tae-yong.

"Sejujurnya, saya tidak marah. Saya hanya mengeluarkan suara keras untuk bisa mengubah mental pemain," sambungnya.

Shin Tae-yong saat ini sedang membangun dinasti baru di Timnas Indonesia. Dia memilih mayoritas pemain muda untuk tampil di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia.

Dari 28 pemain yang dipilih Shin Tae-yong, nyaris setengahnya merupakan pemain-pemain muda.

Mereka adalah Adi Satryo, Rizki Ridho, Elkan Baggot, Pratama Arhan, Genta Alfaredo, Witan Sulaeman, Saddam Gaffar, hingga Braif Fatari.

Hanya ada empat pemain yang masuk dalam kategori senior Ryuji Utomo, Evan Dimas, Adam Alis, dan KH Yudo. Selebihnya, ada nama-nama debutan seperti Koko Ari dan Yakob Sayuri.

"Pemain lama mungkin kurang motivasinya karena sudah lima kali kalah. Sekarang untuk memberikan motivasi juga, untuk menunjukkan performa pertandingan lebih baik lagi mungkin saat ini untuk menggantikan generasi baru," jelasnya.

Hari penghakiman untuk Shin Tae-yong sudah berada di depan mata. Indonesia menyisakan tiga laga di Kualifikasi Piala Dunia 2020 Zona Asia Grup G. Pertama, Indonesia akan menghadapi Thailand pada 3 Juni, lalu Vietnam 7 Juni, dan terakhir UEA pada 11 Juni.