Nicke Widyawati Masuk Daftar Perempuan Paling Berpengaruh di Dunia

Merdeka.com - Merdeka.com - Fortune kembali merilis daftar perempuan paling berpengaruh atau Most Powerful Woman. Nama Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati kembali masuk dalam daftar 50 perempuan paling berpengaruh di dunia tersebut.

Berdasarkan penilaian Fortune, Nicke merupakan satu-satunya perempuan dari Indonesia bahkan dari negara ASEAN yang masuk dalam daftar Most Powerful Woman Internasional. Nicke juga tercatat sebagai satu dari dua perempuan yang berasal dari wilayah Asia yang mendapatkan penghargaan tersebut.

Di sektor energi atau Oil & Gas Company Internasional, terdapat lima Chief Executive Officer (CEO). Selain Nicke Widyawati juga tercatat nama lain yakni Lynn Good dari Duke Energy, perusahaan energi berbasis di Amerika Serikat.

Ada pula Catherine MacGregor dari Engie, perusahaan asal Prancis dan Vicki Hollub (Accidental Petroleum) dan Jeniffer Rumsey (Cummins, AS).

Nicke sebelumnya juga masuk dalam daftar perempuan berpengaruh skala internasional dari Fortune dan Forbes pada tahun 2020 dan 2021.

"Saya bersyukur dan berterima kasih atas penilaian baik dan pengakuan masyarakat Internasional. Penghargaan ini telah melengkapi penghargaan atas Pertamina yang juga menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk dalam Fortune Global 500," ucap Nicke dalam keterangan tertulis, Kamis (6/10).

Profil Nicke Widyawati

Nicke Widyawati menduduki peringkat 50 dalam daftar Most Powerful Women 2022. Nicke Widyawati diangkat menjadi Direktur Utama PT Pertamina (Persero) pada Rabu 29 Agustus 2018. Lalu pada 19 September 2022 dikukuhkan kembali untuk menduduki jabatan tersebut.

Lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Padjajaran (Unpad) ini memiliki fondasi karier yang kuat di BUMN.

Sebelumnya, Nicke Widyawati menjabat sebagai Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) merangkap Plt Direktur Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur di BUMN minyak dan gas (migas) tersebut.

Di luar Pertamina, dia pernah menjabat di PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN (Persero) sebagai Direktur Pengadaan Strategis 1.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [idr]