Nih, 3 Investasi yang Cocok untuk Jangka Pendek

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Investment Story Teller Felicia Putri Tjiasaka merekomendasi tiga investasi yang cocok dilakukan apabila ingin mendapatkan keuntungan untuk jangka pendek. Investasi jangka pendek tentunya memiliki resiko yang lebih sedikit dibanding jangka panjang.

"Pilih investasi sesuai dengan tujuan. Untuk tujuan jangka pendek misalnya tahun depan mau menikah, jangan meletakkan dana tabungan ke saham," ujar Felicia dalam diskusi ORI19 secara daring, Jakarta, Rabu (10/2).

Felicia mengatakan, untuk kebutuhan jangka pendek seperti menikah, liburan tahun depan dan alokasi dana darurat cocoknya diinvestasikan ke reksadana pasar uang. Kemudian, bisa juga ke deposito serta tabungan Obligasi Ritel Negara seperti ORI19.

"Letakkan pada investasi yang bisa menghasilkan dalam waktu satu tahun. Yaitu reksadana pasar uang, deposito, tabungan ORI juga bis. Karena ORI, dua bulan setelah dibeli bisa diperdagangkan. Semakin pendek mimpi dan tujuan harus letakkan di yang lebih pendek resiko nya, makin panjang makin berisiko," katanya.

Felicia juga merekomendasikan beberapa investasi uang cocok dilakukan untuk jangka panjang dan menengah. Setiap investasi yang direkomendasikan tentunya harus disesuaikan dengan tujuan dan karakter diri masing-masing investor.

"Mimpi kita jangka menengah 1 sampai 5 tahun cocoknya reksadana pendapatan tetap, obliasi negara, emas dan peer to peer landing. Kalau lebih dari 5 tahun cocoknya saham, reksadana saham, property, bisnis dan peer to peer landing," tandasnya.

Reporter: Anggun P. Situmorang

Sumber: Merdeka.com

Pahami 2 Hal Ini Agar Investasi Cuan

lustrasi Investasi Penanaman Uang atau Modal (iStockphoto)
lustrasi Investasi Penanaman Uang atau Modal (iStockphoto)

Investasi menjadi kunci penting dalam mengamankan masa depan yang lebih baik. Semakin banyak investasi, semakin menjamin masa depan jauh dari masalah keuangan. Apalagi jika investasi yang dimiliki terletak dalam beragam instrumen.

Namun, ada dua hal yang harus dipahami agar investasi dapat mendatangkan cuan. Bagi pemula, kedua hal ini harus dipahami dengan baik supaya mampu terhindar dari berbagai resiko yang ada.

Investment Story Teller Felicia Putri Tjiasaka mengatakan, kedua hal yang harus diketahui oleh investor pemula adalah tujuan investasi dan karakter diri sendiri. Untuk tujuan, setiap orang memiliki tujuan yang berbeda dalam berinvestasi.

"Untuk berinvestasi ada dua yang harus dipahami. Pertama, make sure tujuan. Investasi itu cuma kendaraan bukan tujuan. Yang penting tujuannya tercapai investasinya terserah," ujar Felicia dalam diskusi ORI19, Jakarta, Rabu (10/2).

Kedua, mengetahui karakter diri. Ketika investasi saham atau kripto sedang meledak investor pemula tidak boleh gamang. Maksudnya, setiap investasi yang dipilih harus sesuai dengan pengetahuan dan kemampuan diri.

"Haruda sesuai dengan tujuan kita, semakin panjang investasi semakin berisiko tidak papa. Sama kedua, tujuan harus diikuti oleh tahu karakter diri. Jangan semua heboh saham kita ikut ke saham. Pilih sesuai karakter diri sendiri," katanya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: