Nihil satu semester, kasus baru COVID-19 muncul di Lingga-Kepri

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau mencatat satu kasus baru COVID-19 di Kabupaten Lingga setelah daerah itu nihil kasus aktif selama sekitar satu semester.

Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Adi Prihantara di Tanjungpinang, Ahad, mengatakan, penularan COVID-19 di Lingga, terkendali dengan baik sehingga daerah itu cukup lama ditetapkan sebagai Zona Hijau.

Tim kesehatan sudah menangani satu orang warga Lingga yang tertular COVID-19 tersebut, termasuk melakukan penelurusan dan pemeriksaan kesehatan terhadap orang-orang yang kontak erat dengan pasien tersebut.

"Mudah-mudahan pasien tersebut segera pulih," kata Sekda Kepri itu.

Ia mengemukakan di Kepri tinggal dua kabupaten yang nihil kasus aktif COVID-19 yakni Kepulauan Anambas dan Natuna. Anambas sejak satu semester lalu nihil kasus aktif, sementara Natuna baru pekan lalu.

"Anambas masih berstatus sebagai Zona Hijau, sedangkan enam kabupaten dan kota lainnya Zona Kuning atau risiko penularan rendah," katanya.

Mantan Sekda Kabupaten Bintan itu menambahkan kasus aktif COVID-19 di Kepri mencapai 112 orang, yang tersebar di lima kabupaten dan kota yakni Kota Batam 44 orang, Tanjungpinang 38 orang, Kabupaten Bintan 25 orang, Kabupaten Karimun empat orang dan Kabupaten Lingga satu orang.

"Setiap hari ada belasan sampai 20-an pasien baru, namun tingkat kesembuhan juga tinggi. Sedangkan kasus kematian akibat COVID-19 jarang terjadi," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kepri Muhamad Bisri mengatakan rata-rata pasien mudah sembuh setekah tertular COVID-19. Pasien yang agak lama sembuh disebabkan penyakit penyerta dalam dirinya.

"Orang sekarang mudah tertular COVID-19 kalau tidak menerapkan prokes, namun mudah sembuh juga," katanya.

Ia mengimbau warga untuk tetap disiplin menerapkan prokes terutama saat beraktivitas di luar rumah, dan berinteraksi dengan orang lain.

Selain itu ia juga mengajak warga, terutama yang tinggal di pulau-pulau untuk mendukung program vaksinasi COVID-19. Warga sebaiknya menyempatkan waktu sebentar untuk suntik vaksin sesuai dosis yang dibutuhkan.

"Vaksin ini untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita, karena itu kita harus vaksin," demikian Muhammad Basri.

Baca juga: Satgas: Lingga kembali nihil kasus COVID-19

Baca juga: Kasus aktif COVID-19 di Lingga tinggal 27 orang

Baca juga: Satgas: Kasus aktif COVID-19 di Lingga terendah di Provinsi Kepri

Baca juga: Satgas: Anambas dan Lingga bertahan di zona hijau