Nikita Mirzani Bebas Keluar Negeri, Ini Penjelasan Polisi

Merdeka.com - Merdeka.com - Nikita Mirzani dikabarkan sedang berpergian ke luar negeri sejak Rabu, (27/7) lalu. Kepergian Niki juga sudah dikonfirmasi oleh pengacaranya Fahmi Bachmid, melalui surat resmi yang dilayangkan ke Penyidik Satreskrim Polresta Serang Kota.

Adapun, dalam surat tersebut dijelaskan bahwa Nikita pergi ke luar negeri guna melakukan pemeriksaan kesehatan.

"Pengacara telah bersurat ke penyidik bahwa klien nya, NM, pergi ke Luar Negeri untuk memeriksakan kesehatannya," kata Kasie Humas Polresta Serkot, AKP Iwan Sumantri i, Kamis (28/7).

Meskipun demikian, Nikita juga telah menjalani wajib lapor untuk pertama kalinya pada Selasa (26/7) pukul 19.30 WIB dengan mendatangi Satreskrim Polresta Serang Kota. Sehingga Nikita tidak mangkir saat menjalani proses yang sedang berjalan.

"NM telah menghadap penyidik untuk wajib lapor pertama hari Selasa kemarin," ucapnya.

Iwan menjelaskan, pihak kepolisian hingga kini belum mengeluarkan surat pencekalan, dikarenakan Nikita akan kooperatif menjalani proses hukum. Sambil tetap menjalankan proses penyidikan dan pemeriksaan

menerangkan, kepolisian hingga saat ini belum mengeluarkan surat pencekalan, karena meyakini Nikita akan kooperatif menjalani proses hukum, seperti yang telah dijanjikan oleh pengacaranya beberapa waktu lalu.

"Polresta Serkot sampai saat ini tidak mengeluarkan surat pencekalan terhadap NM. Sehingga dia masih bisa bepergian keluar negeri," ujar Iwan.

"Proses penyidikan atau pemeriksaan untuk tersangka NM tetap berlanjut, sambil melengkapi berkas perkara," tambahnya.

Sebelumnya Nikta dijemput paksa di sebuah mall kawasan Senayan pada Kamis (21/7) oleh penyidik Satreskrim Polresta Serang Kota.

Kabid Humas Polda Banten, Shinto Silitonga mengatakan, penyidik Satreskrim Polresta Serang Kota melakukan upaya paksa berupa penangkapan terhadap tersangka Nikita Mirzani.Penangkapan dilakukan sekitar pukul 14.50 Wib.

Upaya paksa dipimpin langsung oleh Kasatreskrim Polresta Serang Kota AKP David Adhi Kusuma. Dengan membawa 3 personel Polwan dilaksanakan secara persuasif.

Namun demikian, pihak kepolisian tidak melakukan penahanan karena Niki minta penangguhan penahanan.

"Dengan pertimbangan kemanusiaan tersangka NM harus mendampingi tiga orang anak. Maka penyidik mengakamodir, sehingga tidak dilakukan penahanan," kata Shinto. [fik]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel