Nikita Mirzani Menikah Lagi Hari Ini  

TEMPO.CO, Jakarta - Nikita Mirzani akan melangsungkan akad nikahnya hari ini, Jumat, 11 Oktober 2013 bersama kekasihnya, Sajad Ukra. Pernikahan yang kedua tersebut akan berlangsung di Rumah Ranadi, Jeruk Purut, Jakarta Selatan.

Ditemui di kantor Falcon Pictures, Mampang, Jakarta, Kamis, 10 Oktober 2013, Nikita mengungkapkan bahwa semuanya sudah disiapkan secara matang untuk hari ini. "Prosesi pernikahanku tidak ada pingitan, karena Betawi. Syukuran juga sudah kita laksanakan seminggu yang lalu. Jadi, tinggal pelaksanaan hari H-nya aja," kata dia.

Sehari sebelum menikah, Nikita tetap disibukkan dengan urusan pekerjaan. Nikita juga dijadwalkan akan memulai syuting film bergenre komedi action pada 17 Oktober 2013. Menurut sutradara Comic 8, Anggy Umbara, syuting akan memakan waktu sekitar 20 hari.

"Untung calon suamiku ini tidak protes walaupun aku sedang sibuk syuting film baru," jelas Nikita yang datang ke kantor Falcon ditemani calon suaminya. Lelaki berkepala plontos itu adalah warga negara Singapura yang berdarah Timur Tengah. Konon, Nikita akan mendapat hadiah rumah mewah dari suaminya.

Sementara, untuk resepsi pernikahan, rencananya akan dilangsungkan di Pulau Bali pada tahun depan. Penundaan resepsi ini dilakukan lantaran kesibukan Nikita yang membeludak hingga akhir tahun.

"Di rumah Ranadi hanya akad nikah saja. Akan ada garden party juga. Namun, untuk resepsi, rencananya tahun depan di Bali," kata Nikita.

Nikita merupakan artis sensasional yang sudah lama menjanda. Ia pernah menikah pada tahun 2006. Namun, setelah melahirkan putrinya, Laura Meizani Nasseru Asry, di tahun 2007, Nikita justru menggugat cerai suaminya.

ANINDYA LEGIA PUTRI 

Berita Terpopuler Lainnya:

Gaji Hakim Konstitusi Cukup buat Lima Istri

'Jumat Keramat', Ratu Atut Penuhi Panggilan KPK

200 Tanah Suami Airin,dari Banten Sampai Melbourne

SBY: Saya Bukan Pejabat Kacangan

 

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.